Breaking News:

Berita Internasional

Media Asal Amerika Ini Sebut Indonesia Jadi Episentrum Covid-19 Dunia

Media asing asal Amerika Serikat (AS), The New York Times, pada Sabtu (17/7/2021) menyatakan bahwa Indonesia menjadi episentrum baru Covid-19 di dunia

Editor: m nur huda
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Petugas pemakaman beristirahat usai memakamkan sejumlah jenazah dengan protokol covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (4/7). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Media asing asal Amerika Serikat (AS), The New York Times, pada Sabtu (17/7/2021) menyatakan bahwa Indonesia menjadi episentrum baru Covid-19 di dunia.

Kabar tersebut berdasarkan data update covid-19 Indonesia dalam dua hari berturut-turut, jumlah kasus Covid-19 harian di Indonesia melampaui India dan Brasil dengan lebih dari 50.000 kasus dalam sehari.

The New York Times melaporkan, lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia merupakan bagian dari gelombang baru virus corona yang menyapu seluruh Asia Tenggara.

Baca juga: Kisah Sarah Gilbert Pencipta Vaksin AstraZeneca, Rela Tak Ambil Hak Paten Agar Semua Bisa Membuat

Baca juga: Peran Indra Rudiansyah Pemuda Indonesia di Balik Terciptanya Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Negara-negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Malaysia, Myanmar, dan Thailand juga menghadapi lonjakan kasus sehingga memberlakukan pembatasan yang lebih ketat.

Di Indonesia, kasus dan kematian akibat Covid-19 meroket tajam dalam sebulan terakhir karena varian Delta yang sangat menular.

Di India, di mana varian Delta pertama kali diidentifikasi, kasus Covid-19 harian sempat mencapai lebih dari 414.000 kasus pada Mei.

Tetapi sejak saat itu, kasus virus corona di “Negeri Anak Benua” turun bertahap hingga menjadi sekitar 40.000-an kasus untuk saat ini.

Di beberapa daerah, lonjakan kasus Covid-19 membuat fasilitas layanan kesehatan melampaui batasnya.

Beberapa rumah sakit mau tak mau mengambil langkah darurat untuk menambah kapasitasnya seperti dengan cara membuka tenda darurat.

Pada Kamis (15/7/2021), kasus baru Covid-19 bertambah sebanyak 56.757. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan pada 2 Maret 2020.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved