Breaking News:

Berita Nasional

Dubes RI untuk Arab Saudi Pilih Tak Berangkat Haji Tahun Ini meski Dapat Jatah Kuota, Ini Alasannya

Dengan pertimbangan tersebut, Dubes RI memilih untuk tidak berhaji dan mengembalikan jatah tersebut pada pemerintah Saudi.

Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN/HUSEIN SANUSI/MCH2019
Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, saat berkunjung ke Kantor Daker Makkah, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi  tahun ini hanya mengizinkan sekira 60.000 jamaah untuk dapat melaksanakan ibadah haji di Baitullah.

Pembatasan dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengaku mendapatkan jatah kuota untuk berhaji yang diberikan pemerintah Saudi bagi KBRI maupun KJRI.

Baca juga: Sejarah saat Presiden Soekarno Menangis, Harus Tandatangani Surat Hukuman Mati untuk Sahabatnya

Namun ia enggan menggunakan kesempatan itu.

Pasalnya, ada 231.000 WNI calon jamaah haji dari Indonesia yang batal berangkat haji di penyelenggaraan haji 1442H/2021 M ini.

Sebagai pelayan bagi jamaah haji, tak elok baginya jika ia turut berhaji sementara banyak calon jamaah haji di tanah air yang telah menunggu lama kesempatan berhaji namun harus kembali tertunda.

Dengan pertimbangan tersebut, Dubes RI memilih untuk tidak berhaji dan mengembalikan jatah tersebut pada pemerintah Saudi.

“KBRI dan KJRI sendiri juga mendapatkan kuota, saya pribadi pun juga mendapatkan jatah, tapi saya tidak berangkat haji dengan pertimbangan 231 ribu jamaah haji asal Indonesia tertunda.

Sementara posisi saya adalah pelayan jamaah haji asal Indonesia.

Jadi kalau yang dilayani tidak ada, tak elok kalau saya menunaikan ibadah haji,” ujarnya, Senin (20/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved