Breaking News:

Berita Semarang

Pangdam Mayjen TNI Rudianto Apresiasi TMMD Reguler ke-111 Tahun 2021 Telah Diselesaikan

Pangdam IV Mayjen TNI Rudianto apresiasi TMMD Reguler ke-111 TA. 2021 yang telah diselesaikan. 

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: moh anhar
Dokumentasi Pendam IV/Diponegoro
TNI dan masyarakat bergotong royong menyelesaikan program TMMD Reguler ke-111 TA. 2021 yang dilaksanakan Kodam IV/Diponegoro. Ada empat wilayah yang menjadi sasaran TMMD Reguler ke 111 yaitu wilayah Kodim 0704/Banjarnegara, Kodim 0734/Yogyakarta, Kodim 0718/Pati dan Kodim 0735/Surakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pangdam IV Mayjen TNI Rudianto apresiasi TMMD Reguler ke-111 TA. 2021 yang telah diselesaikan. 

TMMD Reguler ke 111 TA 2021 yang diadakan Kodam IV/Diponegoro dilaksanakan dari  15 Juni hingga 14 Juli 2021. 

Ada empat wilayah yang menjadi sasaran TMMD Reguler ke 111 yaitu wilayah Kodim 0704/Banjarnegara, Kodim 0734/Yogyakarta, Kodim 0718/Pati dan Kodim 0735/Surakarta.

Selain itu, Kabupaten/Kota lain di wilayah Jawa Tengah dan DIY juga digelar kegiatan yang tidak jauh berbeda melalui program TMMD Sengkuyung.  

Baca juga: Ombudsman Jateng Soroti Penanganan UMKM oleh Aparat selama PPKM Terlalu Kasar

Baca juga: Momen Iduladha, Pasutri Semarang Keliling Kota Bagi Nasbung dan Beri Pesan Nol Diskriminasi

Baca juga: Boy Limos Sapi Limousin Terberat di Pati Terjual Seharga Rp 100 Juta

Pangdam mengatakan Kodam IV/Diponegoro telah berhasil menyelesaikan TMMD Reguler ke-111 TA. 2021.

Hal ini membuktikan bahwa TMMD suatu program kemanunggalan TNI dan Rakyat, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19.

Meski di tengah pandemi Covid 19 para prajurit bersama warga berhasil menyelesaikan kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mensukseskan acara ini, dengan harapan semoga Allah SWT bisa memberikan petunjuk, bimbingan dan rahmat kepada kita semua dan melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara," jelasnya,Selasa (20/7/2021).

Waka Pendam IV/Diponegoro Letkol Inf Muchlis Gasim menambahkan TMMD  adalah sebuah program yang dirancang dalam rangka membantu mengakselerasi percepatan pembangunan. 

Hal ini dimaksudkan agar daerah yang mendapatkan TMMD bisa menerima manfaat untuk mengangkat roda perekonomian di daerahnya masing-masing. 

“Kami hadir dengan keprihatinan lebih tinggi dalam rangka membantu masyaraklat yang secara ekonomi sangat terdampak. Kita berharap bahwa TMMD ini bisa memberikan dampak positif, khususnya dalam aspek pertahanan dan keamanan," jelasnya.

Ia mengatakan, ada dua sasaran TMMD yang dilaksanakan, yaitu sasaran fisik dan nonfisik. 

Baca juga: Penemuan Mayat di Pinggir Jalan di Sragen, Sehari Sebelumnya Kondisi Lemas

Baca juga: Sayembara Ussy Istri Andika Pratama, Bisa Tangkap Pencuri Spion Mobilnya Dapat Hadiah Jutaan Rupiah

Baca juga: Libur Latihan, Hari Nur PSIS Semarang Ajak Bruno Silva Memancing di Kendal

Sasaran fisik tersebut meliputi  pembangunan, pengecoran jalan, rehap RTLH, pembangunan talud, serta rehab sarana ibadah. 

Sementara, non fisik antara lain sosialisasi prokes Covid 19, sosialisasi bahaya narkoba, dan sosialisasi KB .

"Tentunya sasaran baik fisik maupun non fisik bisa saja berbeda disesuaikan dengan kebutuhan daerah setempat," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved