Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

Perkumpulan Mahasiswa Penerima Beasiswa Universitas Ivet Semarang Gelar Musyawarah Besar

Mahasiswa penerima beasiswa di Universitas Ivet Semarang adakan Musyawarah Besar (MUBES) untuk mengenalkan Organisasi Kemahasiswaan baru.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Wakil Rektor 3 Universitas Ivet Dr Tri Leksono memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa secara daring melalui Google Meet 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa penerima beasiswa di Universitas Ivet Semarang adakan Musyawarah Besar (MUBES) untuk mengenalkan Organisasi Kemahasiswaan baru dengan nama Scholarship Departemen Students Association (SDSA) secara daring melalui media google meet pada Sabtu (17/7/2021).

Forum tersebut dihadiri Wakil Rektor 3 Universitas Ivet Dr Tri Leksono Prihandoko dan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Ivet (BEM Unisvet).

Kegiatan tersebut membahas tentang salah satu program kerja dari SDSA yaitu pengadaan kartu identitas penerima beasiswa yang wajib dimiliki oleh seluruh mahasiswa penerima beasiswa.

Menurut Dr Tri Leksono, organisasi mahasiswa ini menaungi seluruh mahasiswa penerima beasiswa yang dibawahi langsung oleh bidang kemahasiswaan.

"Tujuannya adalah sebagai pengawasan dan pemberi motivasi untuk keaktifan mahasiswa, sebab harapan kami mahasiswa penerima beasiswa ini selain di haruskah mendapat nilai yang baik juga harus bisa mendapatkan prestasi, baik itu prestasi dalam kegiatan non akademik ataupun kegiatan akademik sehingga tentu akan dapat nilai tambah tersendiri nantinya," ujarnya.

Wakil Rektor 3 tersebut juga menambahkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa harus bertanggung jawab atas dana yang sudah diterima.

"Dengan demikian mahasiswa yang menerima beasiswa ini tidak seenaknya sendiri memanfaatkan fasilitas yang sudah mereka dapatkan dan mereka harus fokus untuk bisa kuliah hingga selesai tepat waktu, sehingga beasiswa yang sudah diberikan tidak sia-sia. Maka dari itu kami perlu membentuk organisasi ini agar mahasiswa penerima beasiswa bisa dikontrol dengan baik dan tentunya yang mengelola langsung yaitu mahasiswa penerima beasiswa sendiri. Kami akan memantau secara langsung agar bisa berjalan sesuai harapan," imbuhnya.

Ketua umum SDSA Anggi Aguslana menjelaskan bahwa organisasi ini sangat muda sekali karena baru dibentuk tahun ini.

"SDSA dibentuk pada tahun 2021 bulan Maret lalu dan anggotanya juga masih sangat muda karena masih semester awal. Untuk itu kami juga menghadirkan organisasi kemahasiswaan yang lebih senior yaitu BEM Universitas agar bisa saling sharing dan membantu memberikan arahan sehingga program kerja yang akan berjalan nantinya bisa lancar. Harapannya juga bisa membuat program yang bisa memajukan Universitas Ivet," ungkapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved