Breaking News:

Berita Kudus

RSUD Kudus Terima Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

RSUD Loekmono Hadi Kudus kini telah menerima pasien Covid-19 dari luar daerah untuk dirawat.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Seorang tenaga medis tengah memeriksa pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Loekmono Hadi Kudus 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - RSUD Loekmono Hadi Kudus kini telah menerima pasien Covid-19 dari luar daerah untuk dirawat.

Hal itu lantaran kasus aktif di Kudus belakangan menunjukkan tren penurunan.

"Mulai Juli ke sini (kasus aktif Covid-19) sudah mulai landai. Di RSUD pasien tinggal 46, itu sebagian malah dari luar kota," ujar Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar, Senin (19/7).

Aziz juga menyitir data dari Dinas Kesehatan Kudus, kondisi pemetaan kasus Covid-19 di setiap rukun tetangga (RT) di Kota Kretek saat ini juga mulai membaik.

Ada yang sudah hijau, sementara RT yang masih zona kuning atau oranye juga masih ada.

"Artinya, secara real kan dari hulunya kasus sudah menurun. Kalau hulu kan berkaitan dengan hilir, rumah sakit tentunya," tandas dia.

Menurunnya kasus aktif Covid-19 di Kudus pun membuat pihaknya lebih longgar dibanding sesaat setelah Lebaran lalu. Jadi ketika dulu RSUD Loekmono Hadi dibantu oleh rumah sakit luar daerah, saat ini pihaknya melakukan hal serupa mengingat kasus aktif Covid-19 di Kudus menurun.

"Pak Bupati mempersilakan (RSUD menerima pasien dari luar daerah—Red). Kalau di luar daerah tidak ada tempat atau sebagainya, RSUD Kudus siap," kata Aziz.

Sampai saat ini, dari 46 pasien yang dirawat pun sebagian dari luar daerah. Ada dari Pekalongan, Semarang, dan Ungaran. "Kalau jumlah tidak tahu pasti, tapi sebagian luar kota sekarang. Seperti kemarin dari Ungaran langsung kami terima, dari Semarang juga langsung kami terima," ujar dia.

Rata-rata pasien dari luar daerah memang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan adanya hasil uji swab. Ada juga pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri kemudian dilarikan ke rumah sakit. Bahkan ada juga yang sudah menjalani terapi di rumah.

"Yang sudah sudah terapi di rumah kami lanjutkan di sini. Sempat masuk ICU, kemudian membaik dan ini sudah sembuh," ujar dia.

Sementara itu, Bupati Kudus, Hartopo mengatakan, memang dia mengizinkan RSUD Loekmono Hadi untuk turut andil dalam menangani pasien yang datang dari luar daerah. Hanya saja harus ada tempat tidur yang disisakan, tidak harus sampai penuh 100 persen.

"Lihat situasi saja. Kalau seperti ini, landai terus berani (menampung) 80 persen pasien. Paling tidak kami batasi, di Kudus pasien juga harus diakomodasi," kata Hartopo.

Sementara dilansir dari Dinas Kesehatan, jumlah tempat tidur pasien di ruang ICU Covid-19 di RSUD Loekmono Hadi terdapat 16 bed. Adapun tempat tidur isolasinya sebanyak 200 bed. (goz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved