Breaking News:

Berita Video

Video Jumlah Hewan Kurban di RPH Pati Meningkat

"Sapi punya Pak Bupati dan Pak Wakil rencananya akan disembelih besok pukul 03.00 WIB (dini hari)," jelas Arumi

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Berikut ini video jumlah hewan kurban di RPH Pati meningkat.

Sebagaimana tahun lalu, hari raya Iduladha 1442 Hijriah ini masih berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Di Pati, banyak panitia kurban di masjid-masjid yang menyerahkan proses penyembelihan dan pengemasan daging hewan kurban pada Rumah Potong Hewan (RPH) alias rumah jagal. 

Hal ini tentu berbeda dibanding tahun-tahun sebelum pagebluk, di mana panitia kurban biasanya melaksanakan secara mandiri proses penyembelihan hewan dan distribusi daging.

Hal tersebut dirasakan oleh Arumi, pemilik Rumah Jagal Arum yang terletak di Desa Blaru, Kecamatan Pati.

Pada Iduladha tahun ini, termasuk saat hari tasyrik, rumah potong hewan miliknya total menangani penyembelihan 32 ekor sapi.

Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 24 ekor.

"Masih sama seperti tahun lalu. Masjid-masjid mengalihkan proses penyembelihan ke rumah jagal. Sebagian besar juga minta pada kami sekalian mengemas daging untuk siap didistribusikan," ujar Arumi saat diwawancarai Tribunjateng.com, Selasa (20/7/2021).

Pengguna jasanya tahun ini merupakan panitia kurban atau perseorangan dari berbagai wilayah di Pati, antara lain Parenggan, Gajahmati, hingga Karaban.

Selain itu, Bupati Pati Haryanto dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin juga menitipkan sapi kurban mereka untuk disembelih di sini, melalui panitia kurban Masjid Agung Baitunnur.

"Sapi punya Pak Bupati dan Pak Wakil rencananya akan disembelih besok pukul 03.00 WIB (dini hari)," jelas Arumi.

Menurut dia, demi kepraktisan, mayoritas panitia kurban yang menggunakan jasanya sekaligus memercayakan proses pengemasan dan pembagian daging pada dirinya.

"Jadi kami kemas dengan berat sesuai permintaan mereka. Kemudian mereka mengatur jadwal pembagiaannya untuk diambil di sini. Ada jadwalnya tersendiri untuk pengurban, takmir, panitia, tukang sampah, dan sebagainya," papar Arumi. (mzk)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved