Breaking News:

Berita Tegal

Warga Kabupaten Tegal Terinfeksi Corona Bisa Tempati Rusunawa Isolasi Terpusat

Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal resmi ditempati, mulai Senin (19/7).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto fasilitas yang ada di tiap unit (kamar) Rusunawa RSUD Suradadi yang dijadikan tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan, Senin (19/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal resmi ditempati, mulai Senin (19/7).

Rusunawa yang berlokasi di area RSUD Suradadi ini, memiliki 132 tempat tidur dengan tiap unit bisa diisi tiga orang di ruang terpisah.

Direktur RSUD Suradadi, Ruszaeni menjelaskan, fusunawa isolasi terpusat ini memiliki tiga lantai terbagi sesuai tahapan.

Lantai tiga dipakai untuk pasien Covid-19 yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), sedangkan lantai satu untuk pasien bergejala ringan, dan lantai dua tentatif atau menyesuaikan kondisi.

“Semisal lantai satu kamar sudah penuh, maka akan dialihkan ke lantai dua. Begitu juga ketika pasien OTG melonjak dan jumlah kamar di lantai tiga kurang maka akan dialihkan ke lantai dua,” kata Ruszaeni.

Dia menyampaikan, rusunawa hanya diperuntukkan bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala dan bergejala ringan. “Adapun yang sudah masuk kategori bergejala sedang sampai berat harus dirawat di RSUD Suradadi," kata Ruszaeni.

Dia menyampaikan, untuk bisa masuk ke tempat isolasi terpusat itu, warga harus memiliki dan menunjukkan hasil rapid antigen atau swab PCR dengan hasil positif Covid-19. Selain itu sudah dikoordinasikan ke perangkat desa dan Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.

"Sementara (tempat isolasi terpusat) memang diperuntukkan bagi warga Kabupaten Tegal saja. Selain harus memenuhi kriteria pasien, warga yang ingin menempati isolasi terpusat wajib mematuhi tata tertib seperti wajib mengenakan masker, tidak boleh merokok, tidak boleh ditunggu oleh keluarga, tidak diperbolehkan menerima tamu, dan lain-lain," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tegal, Umi Azizah mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusurannya di dalam dan area gedung memang belum selesai, masih ada beberapa bagian yang perlu disempurnakan seperti taman atau pengecatan. Akan tetapi, secara garis besar, rusunawa sudah bisa dan sangat layak ditempati pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala dan bergejala ringan.

"Saya informasikan, semua fasilitas yang ada disini termasuk dokter, makan tiga kali sehari, dan lain-lain semuanya gratis dibiayai oleh Pemkab Tegal. Terpenting, kriteria atau syaratnya harus positif Covid-19, tanpa gejala, dan gejala ringan," ujar Umi. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved