Breaking News:

Berita Sragen

Diminta Lakukan Testing Usai Idul Adha, Bupati Sragen: Saya Menghindari Konflik Sajalah

Sejumlah masjid di Kabupaten Sragen tetap melaksanakan salat IdulAdha berjamaah.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika berkoordinasi dengan kecamatan dan sejumlah dinas via zoom meeting, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sejumlah masjid di Kabupaten Sragen tetap melaksanakan salat IdulAdha berjamaah. Mendagri meminta Kabupaten/Kota agar melakukan 3T (Testing, Tracing, Treatment).

Hal tersebut dilakukan agar mengetahui dampak dari masyarakat yang melakukan salat Idul

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika berkoordinasi dengan kecamatan dan sejumlah dinas via zoom meeting, Rabu (21/7/2021).
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika berkoordinasi dengan kecamatan dan sejumlah dinas via zoom meeting, Rabu (21/7/2021). (Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani)

Adha di sejumlah masjid terjadi persebaran Covid-19 ataukah tidak.

Menanggapi hal tersebut Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan pihaknya tidak akan melakukan testing terlebih dahulu, guna menghindari konflik di masyarakat.

"Ya bisa kita lakukan testing, tapi saya menghindari terjadi konflik sajalah. Nanti saja testingnya, masak baru motong daging kurban di testing ditempat itu," katanya, Rabu (21/7/2021).

Dirinya menyampaikan ditakutkan akan terjadi dampak sosial yang besar, namun jika mau melihat korelasi penyebaran kasus ketika IdulAdha memang harus dilakukan testing 2-3 hari dari sekarang.

Testing bisa dilakukan di wilayah mana saja yang kemarin melaksanakan salat IdulAdha berjamaah di masjid. Juga penyembelihan hewan kurban dengan menggerakkan RT yang menimbulkan kerumuman.

Yuni mengaku testing di Kabupaten Sragen memang tidak tinggi, pihaknya lebih masif melakukan tracing kepada orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

"Ya saya taulah pekerjaan DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) Sragen banyak. Tracing sudah oke, testing memang belum," katanya ketika koordinasi dengan seluruh camat dan sejumlah dinas.

Yuni menyampaikan testing akan dibantu sebanyak 53 ribu TNI-Polri, sehingga seluruh lini akan digerakkan untuk memerangi Pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved