Breaking News:

PPKM Darurat

Respons Dico Bupati Kendal Soal PPKM Darurat Diperpanjang

Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat ditangggapi langsung oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica saat meninjau penyembelihan hewan kurban di rumah dinas, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat ditangggapi langsung oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.

Meski Kabupaten Kendal masuk dalam assesmen 4, Dico terus mengajak masyarakatnya agar tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Katanya, beberapa kebijakan akan diatur kembali agar pemerintah bersama masyarakat bisa menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19 dengan maksimal. 

Pihaknya sudah menyiapkan bantuan sembako dan bantuan tunai untuk warga yang terdampak. Dengan tujuan, pelayanan kesehatan dan perkembangan ekonomi sosial di Kendal tetap stabil meski pandemi Covid-19 belum usai.

"Kabupaten Kendal masuk assesmen 4, artinya harus tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.  Hari ini ada rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan terkait dengan perpanjangan PPKM Darurat," terangnya usai meninjau pemotongan hewan kurban di rumah dinas, Rabu (21/7/2021).

Di bidang kesehatan, Dico ajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sampai pandemi ini benar-benar selesai. Pihaknya juga terus menggencarkan vaksinasi sebagai upaya memerangi Covid-19.

Selain itu, Dico juga sudah menyiapkan bantuan tunai dan non tunai dalam bentuk sembako untuk warganya yang terdampak pandemi Covid-19. Dengan harapan, bisa warga terbantu selama kebijakan pembatasan kegiatan masih berlangsung.

"Selain itu, fokus kita ke depan menyukseskan program vaksinasi, kita siapkan dan kejar. Protokol kesehatan juga tetap dilakukan, karena memakai masker ke depan akan jadi suatu budaya dan kebutuhan bagi masyarakat," tuturnya.

Ia berharap, kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal bisa ditekan lebih maksimal.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Heri Condro Ribowo mengatakan, dalam upaya menekan mobilitas masyarakat, upaya penyekatan di exit tol terus dilakukan hingga 22 Juli nanti.

Akan tetapi, pihaknya belum mendapatkan arahan apakah penyekatan lalu lintas akan diperpanjang seiring perpanjangan PPKM darurat.

"Prinsip kami terus lakukan penyekatan di exit tol Kaliwungu dan Weleri. Nanti kita tunggu arahan selanjutnya apakah diperpanjang atau tidak," terangnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved