Penanganan Corona

Belum Terima BLT Desa Rp 300 Ribu? Sri Mulyani Ungkap Sebabnya, Pemkab Jadi Kambing Hitam

Pemerintah pusat telah menyiapkan bantuan Rp 300 ribu per bulan untuk warga desa kurang mampu selama 12 bulan.

Editor: rival al manaf
Kompas.com/Istimewa
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).(BPMI Setpres) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah pusat telah menyiapkan bantuan Rp 300 ribu per bulan untuk warga desa kurang mampu selama 12 bulan.

Namun kenyataannya masih banyak keluarga yang belum mendapatkan bantuan tersebut.

Hal itu tidak dipungkiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Ia mengungkap Pemerintah Daerah (Pemda) level kabupaten dan kota lambat menyalurkan BLT Desa.

Baca juga: Kronologi Penggali Kubur Dibunuh dan Dibuang ke Sumur Kuburan, Pelaku Belajar Ilmu Kebatinan

Baca juga: Defile Kontingen Indonesia Hanya 10 Orang dalam Seremoni Pembukaan Olimpiade Tokyo 2021

Baca juga: Pique, Busquets, Sergi Roberto Melunak, Jordi Alba Masih Belum Sependapat dengan Lionel Messi

Baca juga: Totalitas Dokter di Jayapura,Tetap Rawat Pasien Secara Virtual Meski Tumbang Karena Covid-19

Padahal, ada anggaran Rp 28,8 triliun atau 30 persen dari Dana Desa Rp 72 triliun yang disalurkan pemerintah pusat untuk bantuan masyarakat.

Dengan anggaran itu, seharusnya warga bisa menerima bantuan Rp 300.000 per bulan selama 12 bulan.

"Realisasinya masih 5,2 juta keluarga yang menerima. Padahal BLT Desa ini bisa diberikan untuk 8 juta KPM, di mana mereka bisa mendapatkan 300.000 per bulan selama 12 bulan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu (21/7/2021).

Dia mengungkapkan, realisasi penyaluran tiap desa berbeda-beda.

Namun kebanyakan atau 163 daerah yang realisasinya baru mencapai Rp 983 miliar dari anggaran Rp 11,51 triliun yang tersedia, atau setara dengan 8,2 persen dari pagu.

"Bahkan tidak ada Rp 1 triliun realisasinya. Ini di 163 kab/kota dengan jumlah desa yang mendapat penyaluran itu baru 25.547 desa," tutur Ani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, hanya 21 Pemda yang menyalurkan BLT Desa di atas 50 persen hingga Juli 2021.

Sebanyak 21 kab/kota itu sudah menyalurkan BLT ke 2.873 desa dengan realisasi Rp 717,6 miliar dari anggaran Rp 1,2 triliun.

Pemda yang dimaksud, antara lain, Kabupaten Manggarai, Kab. Barru, Kab. Karangasem, Kab. Mempawah, Kab. Buleleng, Kab. Kudus, Kota Denpasar, Kab. Sleman, Kab. Mimika, Kab. Sinjai, Kab. Lombok Utara, Kab. Banyuasin, Kab. Bondowoso, Kab. Kendal, dan lainnya.

"Jangan lupa sekarang sudah di Juli, yang seharusnya memang sudah ada di atas 50 persen.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved