Breaking News:

IT Telkom Purwokerto

Cryptocurrency: Mata Uang dan Investasi

Cryptocurrency menjadi pembicaraan dimana-mana, forum diskusi akademik, forum bisnis, kalangan investor, trader saham, dan para pemburu cuan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Siti Khomsah SKom MCs, Kepala Program Studi S1 Sains Data, Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) 

Oleh: Siti Khomsah SKom MCs, Kepala Program Studi S1 Sains Data Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP)

BEBERAPA tahun belakangan ini, Cryptocurrency menjadi pembicaraan di mana-mana, di forum diskusi akademik, forum bisnis, kalangan investor, trader saham, dan para pemburu cuan. Istilah Cryptocurrency terdengar klise terkait moneter, untuk mengenal lebih jauh mari kita ulas.

Apakah Cryptocurrency?

Cryptho berasal dari istilah Cryptography dan currency. Cryptography adalah metode pengamanan informasi dan cara komunikasi menggunakan kode-kode rahasia yang disusun sedemikan rupa, sedangkan currency diterjemahkan sebagai mata uang. Konsep pengamanan Cryptography yang diterapkan pada terbentuknya konsep nilai mata uang melahirkan barang baru bernama Cryptocurrency (mata uang kripto).

Cryptocurrency mulai dikenalkan pada tahun 2008, namun siapa penggagas pertama konsep tersebut, belum terungkap sampai saat ini. Nilai (value) mata uang kripto berbeda dengan mata uang kertas dan logam. Nilai mata uang kertas dan logam bisa ditentukan atau dipengaruhi oleh kelompok tertentu, misalnya nilai dolar terhadap mata uang rupiah berubah-ubah sesuai keadaan neraca negara, cadangan emas dan sebagainya.

Pada prinsipnya otoritas penentu nilai mata uang kertas dan logam adalah lembaga tertentu seperti Bank Indonesia. Masyarakat umum tidak dapat andil dalam menentukan nilai mata uang bahkan tidak paham mekanismenya. Karena hal tersebut, penentuan mata uang kertas dan logam tertutup secara umum. Uang kripto memiliki konsep berbeda, hal ini memberikan warna di bidang moneter. Keterbukaan informasi di antara pemilik uang kripto tidak terbatas. Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Blockchain dan Cryptocurrency

Mata uang kripto menerapkan sistem blockchain untuk menentukan value-nya, yaitu teknologi penyimpanan yang mengakomodasi konsep buku besar dan sistem terdistibusi. Sederhanya, dapat dikatakan nilai mata uang kripto ditentukan oleh semua transaksi yang tercatat dalam buku besar.

Sistem penyimpanan blockchain tidak dikelola oleh otoritas tertentu seperti bank, namun menggunakan konsep konsesus oleh semua pengguna. Semua anggota dalam jaringan blockchain mempunyai hak yang sama dalam menentukan keputusan. Sangat transparan bukan? Tidak ada lagi banker yang bisa berlaku curang melarikan uang nasabah.

Teknologi Blockchain
Secara harfiah, blockchain mempunyai arti rantai blok. Blok adalah kumpulan seluruh informasi yang dilakukan oleh anggota dalam jaringan (rantai) sistem. Blok tersebut merekam seluruh informasi seperti tanggal dan waktu, anggota, kode unik, dan lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved