Breaking News:

Fenomena Warga Terpapar Covid-19 Meninggal saat Isoman Terus Meningkat

LaporCovid-19 melaporkan hingga Kamis (22/7/2021) tercatat sebanyak 2.313 orang yang meninggal di luar rumah sakit saat menjalani isolasi mandiri

Editor: Vito
Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI
ilustrasi - Tangkapan layar video pemakaman TPU Rorotan, unggahan instagram @alivikry, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gelombang kedua covid-19 di Indonesia belum terkendali. Hal itu terlihat dengan terus melonjaknya jumlah kasus baru dan kematian dalam beberapa waktu terakhir.

Melansir data Satgas Covid-19, pada Kamis (22/7/2021) tercatat ada tambahan 49.509 kasus baru infeksi virus corona di Indonesia, sehingga jumlah total menjadi 3,03 juta sejak awal pandemi.

Sementara, jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia pada Kamis (22/7) bertambah 1.449 orang menjadi sebanyak 79.032 orang.

Lagi-lagi, angka kematian tersebut mencetak rekor baru Tanah Air, di mana dalam sepekan terakhir jumlah orang meninggal akibat infeksi virus corona terus berada di atas 1.000 kasus.

Dari jumlah itu, tercatat fenomena warga terpapar covid-19 meninggal dunia di luar fasilitas kesehatan terus meningkat.

LaporCovid-19 melaporkan hingga Kamis (22/7/2021) tercatat sebanyak 2.313 orang yang meninggal di luar rumah sakit saat menjalani isolasi mandiri akibat infeksi virus corona.

Data analyst LaporCovid-19 Said Fariz Hibban mengatakan, angka tersebut merupakan hasil pendataan di semua provinsi di Indonesia. Angka kematian isolasi mandiri paling banyak terjadi di DKI Jakarta.

"Yang baru saya dapatkan hari ini (kemarin-Red) dari rekan Dinkes DKI yang angka ini rentang awal Juni sampai 21 Juli sebesar 1.161 kasus, jadi ada 1.214 kasus setelah digabungkan dengan data temuan kami," katanya, dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Said menuturkan, ada enam provinsi dengan kasus kematian saat menjalani isolasi mandiri di atas 50 kasus. Selain DKI Jakarta, lima provinsi itu adalah Jawa Barat sebanyak 245 kasus, Jawa Tengah sebanyak 141 kasus, DIY sebanyak 134 kasus, Jawa Timur sebanyak 72 kasus, dan Banten sebanyak 58 kasus.

"Kemudian ada provinsi lain baru satu kasus, dua kasus kematian, tapi ini perlu di-support lebih lanjut," ujarnya.

Sejak dua pekan terakhir, laporan kematian pasien isolasi mandiri di luar Jawa mulai masuk ke Lapor Covid-19. Seiring dengan fenomena itu, beberapa rumah sakit secara nasional juga mulai melaporkan krisis oksigen, yang menandakan derasnya arus pasien yang membutuhkan bantuan oksigen.

Data terbaru Lapor Covid-19 per kemarin sore, sudah ada 1.152 kematian pasien covid-19 di luar fasilitas kesehatan, baik mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri, maupun tengah dalam upaya mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan.

Data itupun disebut hanya puncak gunung es, dalam artian jumlah kematian riil di luar fasilitas kesehatan lebih besar dari yang terpantau Lapor Covid-19, karena tidak semua kematian itu terlaporkan. (Kompas.com/Haryanti Puspa Sari/Ihsanuddin)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved