Breaking News:

Berita Semarang

Keluh Pengrajin Peti Jenazah di Semarang, Pembayaran dari Rumah Sakit Molor Hambat Laju Bisnis Kami

Beberapa kendala dihadapi perajin peti mati selama masa pandemi dan pemberlakuan PPKM darurat.

Penulis: budi susanto | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dari kejauhan tumpukan peti jenazah nampak menghiasi pelataran sebuah rumah, di Jalan Menoreh Raya Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang.

Lebih mendekat, dua orang pekerja terlihat sibuk melapisi peti jenazah dengan cair pernis kayu.

Kesibukan pengrajin peti jenazah itu mewarnai lalu-lalang kendaraan yang melintas di Jalan Menoreh Raya.

Di tengah aktivitas itu, seorang wanita mengawasi dua pekerja yang sedang melapisi permukaan peti jenazah.

Ia adalah Emi Widiarsih, pemilik tempat kerajinan peti jenazah tersebut. Tempat milik Emi juga menjadi satu-satunya di wilayah Gajah Mungkur Kota Semarang.

Di tengah aktivitas pembuatan peti jenazah, Emi bercerita kepada Tribunjateng.com, mengenai kondisi bisnis peti jenazah di tengah pandemi.

Menurutnya, beberapa kendala dihadapi selama masa pandemi dan pemberlakuan PPKM darurat.

“Selain bahan baku peti jenazah, dan tenaga pekerja, terlambatnya pembayaran dari rumah sakit juga menjadi kendala bagi kami,” ucapnya, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Strategi Baru Pemkot Semarang Percepat Vaksinasi: Buka Pelayanan di Kantor Kelurahan Secara Bergilir

Baca juga: Modus Sopir Travel Lecehkan Penumpang ABG, Mobil Berhenti di Tepat Sepi, Ini Pengakuannya

Baca juga: JNE Galang Donasi dan Kirim Tabung Oksigen Gratis untuk Rumah Sakit di Seluruh Indonesia

Dilanjutkan Emi, keterlambatan pembayaran dari rumah sakit dialaminya saat angka meninggal dunia karena Covid-19 di Kota Semarang meningkat.

“Pihak rumah sakit terus memesan peti jenazah, tapi pembayaran terlambat. Memang ada yang sistemnya langsung bayar saat peti jenazah dikirim, tapi ada juga yang pembayaran secara berjangka namun sampai tanggalnya pembayaran molor,” paparnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved