Breaking News:

Universitas Nasional Karangturi

Melihat Prospek Profesi Penerjemah

Profesi penerjemah memiliki prospek yang sangat menjanjikan sebagai suatu karir atau bisnis. Ada dua macam profesi penerjemah.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Afi Normawati MPd, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nasional Karangturi (Unkartur) Semarang 

Oleh: Afi Normawati MPd, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nasional Karangturi (Unkartur) Semarang

DI ERA globalisasi ini hampir tidak ada batas ruang dan waktu antar negara di seluruh dunia. Terjalinnya kerjasama antar negara sudah menjadi sebuah keharusan. Namun begitu, adanya perbedaan budaya dan bahasa antar negara menjadi faktor utama yang menghambat komunikasi. Maka tak heran jika peran seorang penerjemah sangat diperlukan sebagai penghubung bahasa.

Profesi penerjemah memiliki prospek yang sangat menjanjikan sebagai suatu karir atau bisnis. Ada dua macam profesi penerjemah. Pertama, interpreter atau biasa disebut sebagai juru bahasa. Interpreter ini bertugas menerjemahkan bahasa secara lisan baik antara dua orang atau lebih seperti dalam suatu acara seminar atau rapat. Yang kedua adalah translator atau penerjemah tulisan yang pekerjaannya menerjemahkan dokumen tertulis seperti buku, artikel, manual, kontrak kerja sama, dan lan-lain.

Tak sedikit yang mengatakan bahwa untuk memulai profesi menjadi seorang penerjemah sangatlah mudah. Namun bila ingin benar-benar meniti karir dalam bidang yang satu ini tentunya tak semudah seperti yang dibayangkan. Ada sejumlah investasi yang harus dilakukan seperti investasi waktu, tenaga, bahkan uang.

Seorang penerjemah harus rela meluangkan waktu dan tenaga untuk terus mengasah kemampuannya. Bahkan bila diperlukan, mereka harus rela mengeluarkan sejumlah uang demi membeli pengalaman. Karena bagaimana pun, tingkat profesionalitas seorang penerjemah hanya dapat diukur melalui hasil terjemahannya, dan kepiawaian seorang penerjemah dapat dilatih dari pengalamannya tersebut.

Jika dilihat dari hasil yang dijanjikan dari profesi ini, tentunya sejumlah investasi tersebut sangat worth it. Lalu, berapa sih yang dapat dihasilkan dari profesi menjadi seorang penerjemah? Jawabannya tergantung dari berapa lama pengalaman yang dimiliki. Semakin lama jam terbang yang telah dimiliki oleh seorang penerjemah, maka semakin banyak pula gaji yang didapat. Terlebih lagi jika seorang penerjemah tersebut mendapat kepercayaan dari pihak tertentu, maka jasanya akan lebih banyak dicari.

Nyatanya, ada penerjemah yang memasang tarif puluhan hingga ratusan ribu per halaman. Ada pula yang memasang tarif beberapa ratus rupiah per kata. Per kata? Ya. Menggiurkan bukan? Katakanlah seorang penerjemah berpengalaman memasang tarif Rp500,00 untuk setiap kata yang diterjemahkan, maka dia bisa mendapat sampai Rp250.000,00 per halaman. Bagaimana? Tertarik menjadi seorang penerjemah?

Menawarkan jasa sebagai seorang penerjemah freelance dari sekarang dapat menjadi batu loncatan untuk berkarir sebagai seorang penerjemah. Selain karena bayaran yang didapat lumayan banyak, waktu yang fleksibel juga menjadi salah satu keuntungan. Penerjemah freelance bisa mengatur waktu sendiri sehingga akan ada banyak waktu yang dapat digunakan untuk terus mengasah ilmu agar semakin mahir dan dapat dipercaya untuk job-job selanjutnya. (*)

Informasi lebih lanjut : Jl. Raden Patah No. 182-192, Semarang.
Telp. 024-3545882/08112710322 atau IG @universitasnasionalkarangturi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved