Breaking News:

Berita Tegal

Vaksinasi Massal Pegawai Perbankan di Kota Tegal, Sasaran 1.770 Orang 

Kantor OJK Tegal menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 massal di RSUI Harapan Anda Kota Tegal, Kamis (22/7).

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM,TEGA L- Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 massal di RSUI Harapan Anda Kota Tegal, Kamis (22/7/2021). 

Sasaran vaksinasi tersebut merupakan para pegawai Industri Jasa Keuangan (IJK) di Kota Tegal

Vaksinasi massal tersebut akan berlangsung hingga, Sabtu 24 Juli 2021.

Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto mengatakan, vaksinasi massal tersebut menyasar semua pegawai perbankan dan IJK. Termasuk keluarga pegawai yang bersangkutan. 

Untuk Kota Tegal, sasarannya mencapai 1.770 orang.  "Sasaran vaksinasi ada 1.770 orang. Buat pegawai IJK, keluarga, dan nasabah di wilayah Kota Tegal," kata Ludy kepada tribunjateng.com.

Ludy mengatakan, setelah di Kota Tegal, vaksinasi massal juga akan dilakukan untuk pegawai IJK di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. 

Total sasaran keseluruhan sekira 6.000 orang.  Minggu depan vaksinasi massal akan dilakukan di wilayah Pekalongan. 

"Kita punya target seluruh pegawai IJK, perbankan, dan non perbankan. Itu 100 persen harus sudah divaksin. Kalau sudah terpenuhi kita lari ke pada nasabahnya," ungkapnya. 

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi, vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh OJK dan seluruh pimpinan bank di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. 

Kegiatan tersebut mendukung program percepatan vaksinasi yang sedang dilakukan Pemkot Tegal

Dedy Yon menargetkan, pada akhir Oktober 2021, sejumlah 99 persen warga Kota Tegal sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.  Sisanya 1 persen merupakan warga yang masuk kategori tidak bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. 

Dedy Yon mengatakan, daftar sasaran penerima vaksin dari usia 12 tahun sampai 102 tahun, jumlahnya sekira 280 ribu orang. 

Ia bersyukur, sejumlah 80 ribu orang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. 

"Dengan jangka waktu Agustus, September, dan Oktober, kita bisa selesaikan 99 persen. Yang 1 persen ini adalah kategori masyarakat yang tidak layak untuk disuntik vaksin. Ada lagi yang karena tertunda," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved