Breaking News:

Berita Semarang

Bangkitkan Sejarah Semarang, Warga Kampung Sekayu Pasang Relief Pembuatan Masjid Sekayu Legendaris

Di depan gang Kampung Sekayu Kecamatan Semarang Tengah, kini dipercantik relief berupa ukiran batu, yang ebrksiah mengenai sejarah kampung.

Penulis: budi susanto | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinding berisi relief yang menceritakan awal pembuatan Masjid Sekayu terpampang megah bak lukisan raksasa, di depan gang Kampung Sekayu Kecamatan Semarang Tengah.

Relief yang terbuat dari batuan andesit itu belum terpasang sepenuhnya, para pekerja juga tengah menyelesaikan perwarnaan pada tulisan yang terpahat pada relief tersebut.

Relief yang menggambarkan pembangunan awal Masjid Sekayu itu, baru saja dikerjakan beberapa hari lalu.

Gambaran pembangunan Masjid dari batuan andesit tersebut dikirim langsung dari pengrajin di Muntilan Magelang.

Selain mengerjakan relief, beberapa pekerja juga memperbaiki jalan di sekitar area Masjid Sekayu.

Baca juga: Mampir Tegal Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Ikan Asap, Cocok Dimasak Mangut dan Pecak

Baca juga: Hipertensi, Bukan Penyakit Menular, Namun Berpotensi Komorbid, Ini Tips Terhindar dari Covid-19

Baca juga: Ketahui Syarat Mau Naik Pesawat ketika PPKM, agar Kasus Selebgram Dilarang Terbang Tak Menimpamu

Menurut warga, aktifitas tersebut menjadi penanda bangkitnya Kampung Sekayu menjadi Kampung Tematik di Kota Semarang.

Risman (71) satu di antara sesepuh Kampung Sekayu, menuturkan hal serupa, di mana sejarah Kampung Sekayu harus dibangkitkan.

“Untuk membangkitkan sejarah Kampung Sekayu, caranya ya seperti ini, jadi akan ada Kampung Tematik dan ornamen seperti relief, supaya warga lainnya tahu bahwa ada situs bersejarah di Kampung Sekayu,” tuturnya saat ditemui Tribunjateng.com, di Kampung Sekayu, Jumat (23/6/2021).

Sebagai warga Kampung Sekayu, Risman mengaku sangat senang dengan adanya relief Masjid Sekayu.

“Kami tak sabar melihat hasil akhirnya, apalagi tempat kami akan dijadikan Kampung Tematik. Tentunya kami sangat mendukung hal itu,” jelasnya sembari melihat proses pewarnaan tulisan yang terukir pada relief yang memiliki panjang sekitar 30 meter dengan tinggi hampir 3 meter itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved