Breaking News:

Berita Pendidikan

Guru Honorer Desak Afirmasi PPPK Diubah, Guru Tua Tak Perlu Tes Kompetensi Cukup Portofolio

Masa pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diundur hingga 26 Juli yang awalnya.

Editor: rival al manaf
Dokumen Humas Kota Tegal
Ilustrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

"Seharusnya pemerintah berterimakasih kepada honorer. Tanpa kami, siapa yang mengajar di kelas. Tidak ada guru PNS karena beberapa tahun moratorium CPNS. Karena tidak ada guru akhirnya sekolah merekrut guru honorer," imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan guru honorer dari Klaten yang juga pengurus GTKHNK35+, Yuyun Cahyani. Ia sepakat apa yang disampaikan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, terkait afirmasi guru honorer dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Itu bagus (pernyataan Nadiem). Tapi sistemnya bukan seperti ini. Afirmasi passing grade kompetensi teknis 100 persen diberikan untuk yang sudah lolos sertifikat pendidik (serdik) selama empat bulan. Masak serdik 4 bulan mengalahkan pengabdian guru honorer puluhan tahun. Padahal untuk dapat serdik itu sekarang aji mumpung, faktor lucky," katanya.

Selain itu, lanjutnya, afirmasi 100 persen diberikan untuk yang memiliki serdik tidak adil. Lantaran banyak yang memiliki serdik bukan dari sarjana pendidikan. Mereka rata-rata dari disiplin ilmu lain yang memiliki Akta 4.

"Ini tidak adil bagi kami sarjana pendidikan yang sudah mengabdi puluhan tahun. Kami sudah nglotok tok soal pembelajaran. Kalau Nadiem bilang untuk kualitas pendidikan, bukan kaya gini caranya," tandasnya.

Menurutnya, tes menurut Undang Undang ASN tidak berarti harus ada Q and A (question and answer/pertanyaan dan jawaban). Di Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), seleksi bisa berbentuk administrasi dan kompetensi.

"Kenapa tidak pakai yang administrasi saja?" imbuhnya.(mam)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved