Breaking News:

Berita Sragen

Meski Napi Tak Bisa Pergi ke Mana-mana, Serbuan Vaksinasi Kodim Sragen Sasar Penghuni Lapas

Ratusan warga binaan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen menerima vaksinasi Covid-19 di aula Lapas Kelas IIA Sragen, Jumat (23/7/2021).

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para warga binaan Lapas Kelas IIA Sragen, Jumat (23/7/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Ratusan warga binaan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen menerima vaksinasi Covid-19 di aula Lapas Kelas IIA Sragen, Jumat (23/7/2021).

Vaksin yang berasal dari serbuan vaksinasi  Kodim 0725/Sragen ini diminta langsung oleh Kepala Lapas Sragen, Purwoko Suryo Pranoto kepada Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno.

Didampingi Kalapas, Dandim Anggoro melakukan pemantauan langsung terhadap vaksinasi ini.

Dandim mengatakan lapas sendiri meminta 600 dosis vaksin untuk warga binaan.

"Serbuan vaksin ni permintaan langsung dari kalapas yang meminta 600 dosis vaksin. Untuk para warga binaan dan keluarga pegawai lapas, tentunya saya sudah meminta izin Danrem 074/ Warastratama dan Pangdam IV/Diponegoro dan diijinkan," terang Dandim.

Baca juga: Hindari Salah Sasaran Penerima, Mensos Tri Rismaharini Ingin Gandeng Fintech dalam Penyaluran Bansos

Baca juga: Inilah Sosok Pak Muh Purnawirawan Polisi Semarang Hobi Donor Plasma Konvalesen: Mugi Allah Meridhoi

Baca juga: Sandiwara Istri Temani Anak Sakit Terbongkar, Suami Pergoki Istri Berzina dengan Selingkuhan

Dandim mengatakan meskipun penghuni lapas tidak kemana-mana dan kemungkinan terpapar Covid-19 kecil namun langkah antisipasi harus dilakukan.

Menurutnya, virus bisa saja dibawa oleh keluarga pengunjung dan petugas Lapas kelas IIA Sragen sendiri meskipun telah menerapkan protokol kesehatan ketat.

Akan sangat mudah tertular apabila salah satu saja terpapar Covid-19, mengingat ruang gerak di Lapas yang sempit sehingga rawan penularan.

"Justru vaksin ini adalah antisipasi para warga binaan agar tidak tertular dari keluarga pengunjung dan petugas lapas, meskipun saya yakin sudah dilaksanakan protokol kesehatan yang ketat untuk memasuki lapas."

"Namun jika kecolongan satu orang saja yang tertular maka mereka akan sangat mudah menularkan kepada yang lain, mengingat ruang lingkup didalam lapas yang terbatas," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved