Breaking News:

Berita Regional

Anggota Dewan Bangun Tembok di Depan Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga Karena Berisik Anak Mengaji

Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan berinisial A diduga membangun tembok di depan pintu rumah warga.

Editor: rival al manaf
(Binmas Masale)
Pintu belakang rumah Tahfiz Al Quran di Jl Ance Daeng Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan ditutup oleh oknum legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pangkep. 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR - Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan berinisial A diduga membangun tembok di depan pintu rumah warga.

Rumah yang kini dihadang tembok itu milik seorang  tahfiz Al Quran di Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Komplotan Pencuri Spesialis Mobil Pikap Dibekuk, Gunakan Alat Ini untuk Beraksi

Baca juga: Covid-19 Meledak di Thailand, Rumah Sakit Penuh, Banyak Pasien Meninggal di Jalan dan Rumah

Baca juga: Disperinkop UKM Kudus Tegur Dua Perusahaan, Minta Perusahaan Beri Sanksi Pegawai Abai Prokes

Ketua RW 005, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Abd Aziz mengatakan, penembokan tersebut diduga karena pemilik rumah A risih mendengar anak-anak menghafal Al Quran.

Selain itu, pemilik rumah juga sempat marah karena anak-anak sering mengotori jemurannya.

“Saya dengar dari anak tahfiz dianggap ribut karena mengaji."

"Kedua masalah kebersihan bajunya, kan di sini dijemur."

"Penembokan pintu keluar rumah tahfiz tersebut sudah tiga hari lalu dikerjakan dan kemarin baru selesai,” kata Abd Aziz kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Sementara itu, Camat Panakukang, Thahir Rasyid mengaku akan melayangkan surat somasi kepada A.

“Kita akan kirim surat somasi. Bongkar dulu temboknya, biar anak-anak ini bisa menghapal Al Quran lagi."

Baca juga: Cerita di Balik Video Viral Bule Ikut Acara Kurban, Ini Kesannya soal Perayaan Idul Adha Indonesia

Baca juga: Benarkah Negara dan Pengusaha Diuntungkan, Bila Transaksi Indonesia-China bakal Gunakan Yuan?

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 35 37 38 39 40 42 Subtema 1 Identifikasi Tangga Nada

"Kalau surat kami tidak ditindaklanjuti atau diindahkan, maka kami akan tempuh ke jalur hukum,” tegasnya.

Rasyid mengaku tembok yang dibangun A tersebut merupakan fasilitas umum milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Itu lahan milik pemerintah, kok dipagari (tembok) oleh warga yang dekat lokasi rumah tahfiz Al Quran,” tuturnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria di Makassar Tembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved