Breaking News:

Berita Internasional

Kesultanan Oman Perpanjang Masa Lockdown, Warga Dilarang Lakukan Perjalanan Mulai Pukul 17.00

Masa lockdown di negara Oman selama liburan Idul Adha 1442 H diperpanjang. Pada aturan lockdown tersebut, Kesultanan Oman, Sabtu (24/7/2021), juga me

Editor: m nur huda
MOHAMMED MAHJOUB/AFP via Getty Images
Jalan kosong digambarkan dengan Masjid Itun di ibukota Oman, Muscat, di tengah lockdown untuk mencegah penyebaran COVID-19 pada 27 Juli 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, MUSCAT - Masa lockdown di negara Oman selama liburan Idul Adha 1442 H diperpanjang.

Pada aturan lockdown tersebut, Kesultanan Oman, Sabtu (24/7/2021), juga menutup kegiatan komersial pada malam hari serta pergerakan orang.

Sebelumnya, Oman memperpanjang larangan malam hari untuk bisnis dan perjalanan, mulai pukul 17.00 sore hingga pukul 04.00, sampai akhir bulan ini.

Kebijakan itu diambil sebagai tindakan pencegahan penyebaran virus Corona di Kesultanan Oman.

Menteri Kesehatan Oman, Dr Ahmed Mohammed Al-Sa'eedi, menjelaskan penguncian sebelumnya di Kesultanan telah berkontribusi pada penurunan cukup besar dalam kasus Covid-19.

Sementara itu, larangan total kegiatan bisnis dan pergerakan individu dan kendaraan di Oman berlaku sebagai tindakan pencegahan virus Corona yang sangat menular.

Harian nasional Times of Oman, Sabtu (24/7/2021) melaporkan, lockdown sebenarnya dicabut pada Sabtu (24/7/2021), tetapi diperpanjang kembali.

Komite Tertinggi kesultanan, sebuah badan antar-lembaga yang menyimpan masalah Covid-19, melarang shalat Idul Adha dan pasar tradisional sebelum Idul Adha 1442 H serta pertemuan massal.

Larangan berkumpul massal ini meliputi reuni keluarga, ucapan ucapan Idul Adha dan acara bersama.

Namun panitia mengizinkan individu yang terbatas dan pembukaan beberapa bisnis di Wilayat Sur, yang terkena dampak hujan lebat dan banjir.

“Panitia mencatat dampak hujan lebat dan banjir wadi pada properti publik dan swasta di Wilayat Sur, terlepas dari upaya yang dilakukan oleh otoritas terkait,” kata pernyataan dari komite.

“Untuk membantu mengembalikan kehidupan normal dengan cara yang tidak bertentangan dengan langkah-langkah dan prosedur yang disahkan untuk mengekang pandemi," ujarnya.

"Komite Tertinggi COVID-19 memutuskan untuk mengizinkan pergerakan individu dan pembukaan layanan di Wilayat Sur,” tambahnya.(*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Oman Perpanjang Lockdown, Khawatirkan Penyebaran Varian VIrus Corona Paling Menular

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved