Breaking News:

Penanganan Corona

Indonesia Buru 3 Jenis Obat Terapi Covid-19 ke Luar Negeri karena Belum Bisa Produksi Sendiri

Indonesia memburu tiga jenis obat terapi Covid-19 ke luar negeri. Pemerintah melakukannya karena belum dapat memproduksi sendiri.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.(DOK BNPB) 

TRIBUNJATENG.COM - Indonesia memburu tiga jenis obat terapi Covid-19 ke luar negeri.

Pemerintah melakukannya karena belum dapat memproduksi sendiri.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan tiga jenis obat itu ialah Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas.

Baca juga: Kemenkes: 94 Persen Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal Belum Divaksin

"Kita ada tiga obat lain yang belum bisa kita produksi di dalam negeri yang sangat bergantung kepada impor, seperti Remdesivir, Actemra, dan Gammaraas," ujar Budi dalam keterangan pers bersama, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/7/2021) siang.

"Ini adalah obat-obatan yang di seluruh dunia juga sedang short supply karena semua orang membutuhkan obat-obat ini," imbuhnya.

Adapun untuk Remdesivir, Budi menyebut pada bulan Juli ini akan tiba sebanyak 150 ribu vial.

Kemudian di bulan Agustus akan tiba sebanyak 1,2 juta vial.

"Sekarang kita sedang dalam proses untuk bisa membuat Remdesivir di dalam negeri, doakan mudah-mudahan itu bisa segera terjadi," imbuhnya.

Kemudian untuk Actemra, selain seribu vial yang direncanakan tiba pada bulan ini, pemerintah juga berupaya terus mendatangkan lebih banyak pasokan dari sejumlah negara.

"Agustus kita akan mengimpor 138 ribu dari negara-negara yang mungkin teman-teman tidak membayangkan kita akan impor dari negara-negara tersebut, karena kita cari ke seluruh pelosok dunia mengenai Actemra ini," ungkap Budi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved