Breaking News:

Semarang Hebat

KISAH INSPIRATIF: Pelajar SMAN 3 Semarang Ini Memproduksi Tas Berbahan Jean Bekas

Tiga pelajar SMAN 3 Semarang sibuk menata kain batik dan jean bekas di sebuah rumah di Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Tiga orang siswa SMAN 3 Kota Semarang, menunjukan produk tas Tatilo, di tempat penjahit yang ada di Kelurahan Gisikdrono Kecamatan Semarang Barat, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Tiga pelajar SMAN 3 Semarang sibuk menata kain batik dan jean bekas di sebuah rumah di Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.

Kain-kain tak terpakai itu didapat dari masyarakat, maupun teman sekolah dan para pengajar.

Kain yang telah dipilah kemudian digunakan sebagai bahan pembuatan sling bag, mini back pack, maupun pouch bag kekinian yang diberi merek Tatilo.

Di samping para pelajar, seorang penjahit terlihat sibuk mengerjakan produk Tatilo pesanan pelanggan.

Para pelajar itu bekerjasama dengan dua penjahit untuk membuat tas-tas tersebut. Untuk kemudian dipasarkan.

Bukan sekadar iseng manfaatkan waktu luang, melainkan mereka juga membuat perusahaan sendiri dengan nama Wignesa, singkatan dari Wigunaning Negara Satria Ganesa.

Struktur perusahaan itu layaknya perusahaan pada umumnya. Yang membedakan, struktur dalam perusahaan diisi oleh para pelajar SMAN 3.

Gandeng penjahit

Perusahaan Wignesa fokus memproduksi tas berbahan kain jean dan batik bekas, untuk mengurangi sampah kain yang tak bisa diurai tanah.

Di tengah kesibukan itu, Salsabila Aulia (16) Vice President Public Relations Wignesa, menuturkan, Wignesa menggandeng dua penjahit di Kota Semarang untuk membuat tas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved