Semarang Hebat

KISAH INSPIRATIF: Pelajar SMAN 3 Semarang Ini Memproduksi Tas Berbahan Jean Bekas

Tiga pelajar SMAN 3 Semarang sibuk menata kain batik dan jean bekas di sebuah rumah di Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Tiga orang siswa SMAN 3 Kota Semarang, menunjukan produk tas Tatilo, di tempat penjahit yang ada di Kelurahan Gisikdrono Kecamatan Semarang Barat, Senin (26/7/2021). 

Ikut lomba

Aulia mengatakan, produk Tatilo yang dibuat masih diikutkan dalam perlombaan tingkat regional Jateng dan Jatim.

"Harapan kami bisa menang dan kami ikutkan perlombaan tingkat Asia. Dalam proses produksi, kami bekerja sama dengan para pengrajin lokal.

Harapan kami bisa membantu perekonomian para penjahit. Dalam produksi produk kami berusaha memuat unsur budaya Tanah Air berupa kain batik, untuk turut serta mengenalkan budaya Indonesia," terangnya.

Sembari memilah kain, Aulia menjelaskan, harga produk Tatilo sangat terjangkau di angka Rp 70 ribu hingga Rp 80an ribu.

"Kami memasarkan produk Tatilo melalui online, Alhamdulilah mulai banyak yang tahu dan memesan," paparnya.

Adapun Agus, satu di antara penjahit asal Kelurahan Gisikdrono, yang bekerjasama dengan Wignesa mengatakan, adanya pembuatan produk yang dipercayakan ke Agus, menambah penghasilan di tengah penademi.

"Lumayan meski di tengah pandemi, namun masih ada yang saya buat dan menambah penghasilan untuk keluarga, satu di antaranya dari para pelajar ini," kata Agus. (Budi Susanto)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved