Breaking News:

Berita Regional

Mensos Risma Gandeng Mabes Polri Selidiki Bantuan Paket Sembako, Isi Tak Sesuai dengan Rp 200 Ribu

Mensos RI Risma nampak kecewa dengan harga barang yang mahal dan juga barang diberikan secara paket kepada keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi

Risma mengatakan, Kemensos dapat bantuan dari Bank Indonesia dan dibantu pengawasannya oleh OJK untuk bagaimana menggunakan alat yang bisa gunakan penerima manfaat untuk belanja di manapun.

"Perpaket bantuannya itu tetap Rp 200 ribu, cuma kan kalau saya hitung diberbagai daerah itu tidak senilai itu," ucapnya.

Saat disinggung mengenai apakah E- Warung apakah akan dibubarin, Risma menjelaskan E-Warung nantinya bakal bersaing dengan warung biasa.

"Kita juga gak bubarin tapi nanti dia akan bersaing dengan harganya, karena penerima manfaat bisa memilih, tidak harus ke E-Warung tapi ke siapapun penerima manfaat bisa beli," jelasnya.

Sementara itu, Rahayu warga RT 1 RW 1 Kelurahan Panjang Wetan, Kampung Bugisan penerima manfaat mengatakan, bantuan yang didapatkan yaitu beras, daging ayam 1,5 kg, telur 1 kg, kentang 1 kg, bawang merah, dan cabai.

"Total bantuan ini senilai Rp 200 ribu. Kalau bantuan hari ini semuanya sama. Tapi, biasanya saya memilih sendiri," katanya. Saya beli E-Warung."

"Kita sebenarnya bisa ganti menerima bantuan paket ini. Misalnya hari ini dapat daging ayam, bulan besok saya minta ganti minyak dan buah juga bisa," katanya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved