Breaking News:

Berita Purbalingga

Purbalingga Turun Status Menjadi PPKM Level 3, Dandim: Prokes Jangan Kendor

Setelah sebelumnya menerapkan PPKM Level 4, Kabupaten Purbalingga saat ini dinyatakan menerapkan PPKM Level 3

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Kodim 0702 Purbalingga
Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Decky Zulhas, saat mengisi acara di depan perwakilan anggota jajarannya di Indoor Cokro Sunarjo kompleks Makodim Purbalinggga Senin, (26/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Setelah sebelumnya menerapkan PPKM Level 4, Kabupaten Purbalingga saat ini dinyatakan menerapkan PPKM Level 3. 

PPKM Level 3 di Purbalingga ini bersamaan dengan 8 kabupaten lainnya yang ada di Jawa Tengah. 

Hal ini tentunya bukan tanpa indikator namun didasarkan assesment WHO yakni menggunakan level transmisi virus dan kapasitas respon sistem kesehatan.

Penetapan level wilayah ini berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Diantaranya terdapat 9 kabupaten di Jawa Tengah yang dinilai masuk status PPKM Level 3 dan salah satunya yaitu Kabupaten Purbalingga disamping Kabupaten Pekalongan, Magelang, Cilacap, Brebes, Boyolali, Blora, Pemalang dan Kabupaten Grobogan.

Hal ini disampaikan oleh, Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Decky Zulhas, kepada perwakilan anggota jajarannya di Indoor Cokro Sunarjo kompleks Makodim Purbalinggga Senin, (26/7/2021).

"Saat ini wilayah Kabupaten Purbalingga menerapkan PPKM Level 3, oleh karenanya jangan sampai kendor.

Justru tugas kita belum berakhir dari masing-masing anggota untuk lebih ditingkatkan lagi termasuk jangan lelah terus mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19 agar para Babinsa khususnya di wilayah, bersama unsur terkait yang ada di desa untuk dapat terus bersama mengoptimalkan Posko penanganan Covid-19 sampai ditingkat bawah.

Terutama mengajak masyarakat secara humanis yang terkonfirmasi positif dapat melaksanakan isolasi secara terpusat di tempat yang telah disiapkan. 

Tujuannya agar mudah terkontrol dan pengawasan dari petugas medis Posko PPKM Mikro di tiap-tiap wilayah.

Pendistribusian paket obat-obatan dan bantuan beras dari pemerintah pusat sesuai peruntukan dan tepat sasaran. 

Tidak lupa melaksanakan pendataan seaktual mungkin sesuai kondisi sebenarnya di lapangan.

"Tentunya agar kita tahu langkah dan strategi apa yg akan kita lakukan ke depan untuk menekan dan menurunkan kasus Covid-19. 

Terus optimalkan fungsi posko penanganan Covid-19 sampai ditingkat terendah bersama unsur lainnya di desa agar pandemi ini dapat segera berakhir," tambahnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved