Breaking News:

Berita Tegal

Aktivitas Dilonggarkan, Bupati Tegal Umi Azizah: Warga Jangan Abai Prokes

Bupati Tegal Umi Azizah, mengingatkan warga tidak abai pada protokol kesehatan saat aktivitas usaha di masa perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegia

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Istimewa/ Humas Pemkab Tegal. 
Kolase foto Bupati Tegal Umi Azizah, saat mengikuti konferensi video pengarahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang Penanganan Covid-19, di rumah dinas nya, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWIBupati Tegal Umi Azizah, mengingatkan warga tidak abai pada protokol kesehatan ( prokes) saat aktivitas usaha di masa perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ini dilonggarkan. 

Sebab dari sisi epidemologi, positivity rate masih tinggi dan penurunan kasus penularan Covid-19 fluktuatif sehingga perlu pengendalian bersama.

Pernyataan tersebut disampaikan Umi di rumah dinasnya usai mengikuti konferensi video pengarahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang Penanganan Covid-19, Senin (26/7/2021).

Umi mengatakan, meski implementasi PPKM darurat Jawa dan Bali periode 3-20 Juli 2021 berdampak pada penurunan kasus harian penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal, namun di masa perpanjangannya atau PPKM level 4 Jawa dan Bali tanggal 21-25 Juli 2021 terjadi peningkatan, rata-rata 84 kasus baru per hari.

“Kasus harian sempat menurun pada empat hari terakhir PPKM darurat Jawa dan Bali dengan rata-rata 65 kasus baru per hari, tapi kemudian meningkat di masa perpanjangan atau PPKM level 4 selama lima hari setelahnya menjadi 84 kasus baru per hari,” ungkap Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (28/7/2021). 

Dari sisi epidemiologi, lanjut Umi, trend penurunan yang terjadi selama PPKM darurat dan PPKM level 4 di Kabupaten Tegal belum konsisten, masih terjadi fluktuasi, disamping positivity rate-nya yang masih tinggi di angka rata-rata 33,3 persen dalam 10 hari terakhir.

Sehingga, selain mengintensifkan 3T (testing, tracing, dan treatment) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, upaya pengendalian penularan Covid-19 juga harus diupayakan bersama saat Pemerintah memberikan kelonggaran atau membuka secara bertahap aktivitas di sektor esensial pada PPKM level 4 sampai dengan 2 Agustus 2021 mendatang.

“Di sini semuanya harus bisa saling menjaga, saling mengingatkan, agar kelonggaran aktivitas di sektor usaha mikro kecil di masa perpanjangan PPKM level 4 ini tidak mengendurkan kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” pesannya.

Pelaksanaan PPKM darurat yang diperpanjang lewat penerapan PPKM level 4 dinilainya mampu menekan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di ruang isolasi rumah sakit dari 91 persen pada 3 Juli 2021 lalu menjadi 77 persen pada 25 Juli 2021.

Menurutnya ada sejumlah pelonggaran aktivitas usaha pada perpanjangan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli – 2 Agustus 2021, mendasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 dan Level 3 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved