Breaking News:

FOKUS

FOKUS : Api Harapan di Tokyo

HARAPAN itu masih terjaga di Tokyo. Moh Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke perempat final bulutangkis nomor perorangan Olimpiade 2020.

Penulis: abduh imanulhaq | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/cetak/grafis bram kusuma
Abduh Imanulhaq atau Aim wartawan Tribun Jateng 

Oleh Abduh Imanulhaq

Wartawan Tribun Jateng

HARAPAN itu masih terjaga di Tokyo. Moh Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke perempat final bulutangkis nomor perorangan Olimpiade 2020.

Langkah mereka menyusul Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang lebih dulu menapakkan kaki di babak delapan besar. Dari dua pasangan ganda putra inilah, kita menaruh asa agar tradisi medali emas di ajang olahraga muticabang dunia berlanjut.

Jika terus sukses mempertahankan performa, mereka akan berhadapan di partai puncak. Sebagai unggulan pertama dan kedua, dua pasangan ini tak akan bertemu lebih dini di perempat final atau semifinal.

Di tengah pandemi Covid-19, prestasi para olimpian Indonesia bak oase di gurun pasir. Sebelumnya Eko Yuli dan Windy Cantika sukses mempersembahkan medali bagi negeri tercinta dari cabang angkat besi.

Masing-masing menyumbangkan perak dan perunggu. Meski tidak menjadi yang terkuat di arena, pencapaian mereka tetap membuat harum nama Indonesia.

Kita juga masih menyimpan api harapan di cabang lain yang diikuti atlet-atlet nasional. Ada Lalu Mohammad Zohri, misalnya, di cabang lari nomor 100 meter putra.

Namun, tetap saja asa setinggi-tingginya masih berada di pundak para pebulutangkis. Kepada Hendra dkk, kita gantungkan kehendak Indonesia meraih medali emas di Tokyo.

Badminton memang bukan cabang olahraga utama dibandingkan sepakbola, atletik atau renang di berbagai arena multievent. Keberadaannya di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade bisa dibilang tidak spesial bagi negara-negara lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved