Breaking News:

Harga Seperangkat Oksigen Rp 6,8 Juta Jadi Sorotan: Rakyat Kecil Jadi Korban

Di tengah tingginya kebutuhan dan banyaknya sorotan mengenai penyediaan oksigen, ada pihak yang justru memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Vito
Narasumber
Struk pembelian tabung oksigen dan regulator. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Oksigen belakangan menjadi komoditas yang mendapat perhatian serius dari banyak pihak, menyusul keberadaannya yang banyak dibutuhkan sebagai bagian dari penanganan pasien covid-19, baik di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri.

Tingginya kebutuhan itu terkait dengan jumlah pasien covid-19 yang masih cukup tinggi, bersamaan dengan terus masifnya penyebaran virus corona di negeri ini.

Data Satgas Penanganan Covid-19 mencatat pada Rabu (28/7) ada tambahan sebanyak 47.791 kasus baru infeksi virus corona di Indonesia, sehingga jumlah totalnya menjadi 3,28 juta kasus sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu.

Di tengah tingginya kebutuhan dan banyaknya sorotan mengenai penyediaan komoditas itu, ada pihak yang justru memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan tidak wajar.

Hal itu seperti ditemukan di Kabupaten Pekalongan, di mana seorang konsumen membeli satu set tabung oksigen berukuran satu meter kubik di sebuah apotik dengan harga Rp 6,8 juta. Kejadian itupun memicu reaksi dari banyak pihak.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jateng, Riyono, meminta Pemprov Jateng berkordinasi dengan Pemkab Pekalongan dan aparat hukum untuk melakukan pengawasan dan pengendalian harga tabung oksigen yang beredar di masyarakat.

Ia berujar, melangitkan harga penjualan tabung oksigen di tengah situasi krisis seperti ini merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan.

"Aparat dan pemda harus terus melakukan pengawasan harga di situasi kritis terhadap peredaran oksigen di kalangan swasta yang harganya cenderung tidak terkendali," katanya, dalam rilis kepada Tribun Jateng, Rabu (28/7).

"Hukum oknum atau siapapun yang berperilaku tidak beradab dan tidak berperikemanusian di tengah kondisi pandemi ini," sambungnya.

Menurut dia, satu bulan lalu harga tabung oksigen beserta regulatornya masih sekitar Rp 1 juta. Harga itupun sudah naik 30 persen dari harga normal sekitar Rp 600 ribu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved