Breaking News:

Berita Regional

Isoman Tak Lapor RT dan Puskesmas Berdampak Buruk, di Yogya Jadi Penyebab Banyaknya Kasus Meninggal

Angka kematian isoman positif Covid-19 yang cukup tinggi terus dicari penyebabnya. Salah satu faktornya terungkap dalam Dialog Produktif KPC PEN.

Editor: rival al manaf
Polres Kebumen
Ilustrasi Isolasi Mandiri: Polisi memasang stiker petanda penghuni rumah sedang menjalani isolasi mandiri di Desa Ambalresmi Kebumen, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Angka kematian isoman positif Covid-19 yang cukup tinggi terus dicari penyebabnya.

Salah satu faktornya terungkap dalam Dialog Produktif KPC PEN yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu (28/7/2021).

Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi DI. Yogyakarta, Sumadi SH., MH mengungkapkan di tempatnya penyebabnya adalah para isoman yang tidak lapor RT.

“Banyak yang meninggal dalam isolasi mandiri."

"Saat itu ada sekitar 25 ribu orang yang melakukan isolasi mandiri yang tidak dikontrol karena mereka tidak lapor RT atau
puskesmas."

"Saat saturasi oksigen menurun, penanganan menjadi terlambat,” ujar Sumadi.

Baca juga: Insentif Nakes Belum Dibayar Sejak September 2020, Kini Malah Akan Digunakan untuk Bangun Gedung

Baca juga: Bintang Sinetron Amel Carla Terpapar Covid-19 Selama 24 Hari

Baca juga: Striker Muda PSIS Harapkan Situasi Segera Kondusif dari Pandemi Covid-19

Baca juga: IGD RSUD Wongsonegoro Semarang Sepi Pasien Covid, ICU Isolasi Tetap Penuh

Meski demikian ia mengatakan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya menekan laju peningkatan kasus COVID-19, termasuk mengikuti apa yang diputuskan pemerintah pusat dengan mematuhi PPKM Level 4 yang berlangsung hingga 2 Agustus 2021.

“Kalau kita lihat, kondisi di jalan wilayah Yogyakarta selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4 tidak seramai biasanya."

"Karena untuk mencegah penyebaran COVID-19 memang dilakukan pembatasan-pembatasan, dan hal ini diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Sumadi dalam Dialog Produktif yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu (28/7/2021).

Sumadi mengakui, PPKM Level 4 efektif membatasi mobilitas warga, dan sejauh ini warga DIY taat dan mematuhinya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved