Breaking News:

Puisi

Puisi Seindah Ini Sutan Takdir Alisjahbana

 Puisi Seindang Ini Sutan Takdir Alisjahbana:     Tuhan,       Terdengarkah kepadamu himbau burung di hutan sunyi meratapi siang di senja hari?      

Penulis: iam | Editor: abduh imanulhaq
INILAH.COM
puisi Sutan Takdir Alisjahbana 

Puisi Seindah Ini Sutan Takdir Alisjahbana

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Seindang Ini Sutan Takdir Alisjahbana:

Seindah Ini

      Tuhan,
      Terdengarkah kepadamu himbau burung di hutan
sunyi meratapi siang di senja hari?
      Remuk hancur rasa diri memandang sinar lenyap
menjauh di balik gunung.
      Perlahan-lahan turun malam menutupi segala pan-
dangan.
                                    *
      Menangis, menangislah hati!
      Wahai hati, alangkah sedap nikmatnya engkau pandai
menangis!
      Apa guna kutahan, apa guna kuhalangi?
                                    *
      Aku terima kasih kepadamu, Tuhan, memberiku hati
tulus-penyerah seindah ini:
            Sedih pedih menangis, waktu menangis!
            Girang gembira tertawa, waktu tertawa!
            Marak mesra bercinta, waktu bercinta!
            Berkobar bernyala berjuang, waktu berjuang!

10 Agustus 1937
Dari: Pujangga Baru, Agustus, 1937

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved