Breaking News:

PLN Distribusi Jateng & DIY

Terendah di ASEAN, Sektor Kelistrikan RI Sumbang Emisi 14% dari Total Nasional

Dalam upaya menjaga keseimbangan kepentingan mendorong perekonomian dan menjaga lingkungan serta mencapai 23% EBT dalam bauran energi

Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG
Sektor ketenagalistrikan hanya menyumbangkan 14% dari keseluruhan emisi nasional. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) melihat bahwa keandalan teknologi akan sangat menentukan upaya menuju Nol Emisi Karbon. Tren 3D atau Dekarbonisasi, Desentralisasi dan Digitalisasi turut mempengaruhi berbagai perencanaan dan strategi menuju 2060 mendatang.

Masa di mana PLN menargetkan Netral Karbon dapat diwujudkan dari proses bertahap.

Sehingga dukungan teknologi disebut menentukan.

Zulkifli Zaini, Direktur Utama PLN dalam Pekan Inovasi Energi Baru dan Terbarukan Indonesia yang digelar oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkapkan saat ini di tengah perkembangan teknologi, pihaknya terus mendorong pengurangan efek gas rumah kaca lewat berbagai cara.

Sebagai gambaran terkait emisi, Zulkifli menjelaskan bagaimana sektor ketenagalistrikan hanya menyumbangkan 14% dari keseluruhan emisi nasional.

“Porsi ini termasuk yang terendah di ASEAN, di antara lima negara terluas di kawasan ASEAN,” jelasnya.

Ia mencontohkan, Filipina dan Vietnam yang sektor ketenagalistrikannya masing-masing berkontribusi 30% terhadap emisi dan Malaysia yang bahkan mencapai 32% kontribusi emisi.

Di Indonesia, menurutnya pengunaan lahan dan alih fungsi hutan, termasuk kebakaran hutan merupakan kontributor emisi karbon terbesar.

Meskipun begitu, PLN tegasnya memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung transisi energi.

Menuju capaian energi besar yang optimal, menurutnya model bisnis PLN di masa depan pun akan mengakomodasi tren 3D.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved