Breaking News:

Berita Sragen

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Cek RMU di Toyogo Sragen

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke RMU PT Cahaya Intan Jaya di Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen,

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke RMU PT Cahaya Intan Jaya di Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jumat (30/7/2021).

Dalam kunjungan singkat tersebut dirinya didampingi Anggota DPR RI Komisi IV fraksi PKB, Luluk Nur Hamidah dan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Syahrul menyaksikan langsung proses gabah diolah sedemikian rupa hingga menjadi beras dalam kemasan. Dirinya berkeliling guna memastikan proses tersebut.

Usai kunjungannya, Syahrul menyampaikan maksud dari kunjungannya di bumi Sukowati ini untuk memvalidasi ketersediaan pangan di lapangan terkhusus di Sragen.

Dia melanjutkan data yang ada ini kemudian dirinya validasikan dengan para bupati ataupun walikota. Dengan ini diharapkan stok pangan cukup baik.

"Sesuai petunjuk presiden bahwa ketersediaan pangan kita harus divalidasi betul-betul di lapangan. Oleh karena itu data yang ada kemudian kita validasi dengan para bupati ataupun walikota."

"Kita berharap bahwa yang ada overstok pangan kita cukup baik dan insyaallah cukup tersedia dengan baik," terang Syahrul kepada awak media.

Syahrul juga mengatakan, sesuai permintaan presiden jika beras cukup, dipersiapkan juga untuk ekspor. Kedatangannya hari ini dikatakannya juga membangun komitmen kepada Bupati dan Gubernur Jateng.

Dimungkinkan, pihaknya akan segera mempersiapkan atau memfasilitasi ekspor yang cukup besar pada Agustus bulan depan.

Meskipun RMU yang dirinya kunjungi merupakan milik pribadi pihaknya akan ikut memfasilitasi.

Sesuai petunjuk presiden, tidak harus pengusaha besar, siapa saja yang mungkin bisa didukung dan difasilitasi semua kementerian harus membantu.

Terkait masa pasar di luar negeri, dirinya akan mengekspor ke negara mana saja yang  membutuhkan. Dirinya berharap ekspor besar-besaran Agustus depan akan terwujud.

"Luar biasa ditengah Pandemi ini negara kita bisa mengekspor, ini berarti management negara terhadap ketahanan pangan kita menghadapi Covid-19 cukup bagus," cetusnya.

Dia melanjutkan Covid-19 tidak hanya ditangani medical solution atau solusi kesehatan termasuk vaksin dan protokol kesehatan. Melainkan tidak kalah pentingnya ialah kesiapan makan rakyat yang cukup baik.

Termasuk Sragen, dirinya mengatakan Sragen termasuk salah satu daerah dari 10 daerah yang menjadi perhatian pemerintah pusat untuk terus dikembangkan. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved