Breaking News:

Berita Solo

Reaksi Walikota Gibran Soal Pungli Penggali Kubur Jenazah Corona di Solo, Minta Uang Rp 6 Juta

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, menanggapi dugaan adanya praktik pungli di TPU yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Editor: galih permadi
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan 
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat memberikan keterangan kepada awak media di sela acara Semarak Lebaran, Lebaran Asik Tanpa Mudik DPC PKB Solo di Garden Kopi Saudagar, Laweyan, Jumat (4/6/2021) malam.  

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, menanggapi dugaan adanya praktik pungli di TPU yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Ya, dugaan pungli itu mencuat, paska ada keluarga asal Kecamatan Pasar Kliwon yang dimintai sejumlah uang oleh okmnum gali kubur.

Padahal, jenazah yang dimakamkan merupakan jenazah Covid-19.

Gibran masih berhati-hati dalam menanggapi hal itu.

"Masukan ke nota ajudan, kami catat," kata Gibran, Jumat (30/7/2021).

"Nanti kami proses," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Disperkim-KPP Kota Solo, Taufan Basuki membantah adanya Pungli di TPU Daksinoloyo.

“Sudah saya konfirmasi, dari dinas tidak ada yang melakukan seperti itu,” katanya.

Taufan memastikan pemakaman Covid-19 sepenuhnya dibiayai oleh Pemkot Solo.

Namun, dia tak membantah kemungkinan adanya pungutan dari warga atau penyedia jasa gali makam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved