Breaking News:

Berita Kriminal

Sekali Buat Surat Hasil PCR Palsu Oknum PNS Ini Dapat Rp 1,5 Juta, Ketagihan Lalu Ditangkap Polisi

Polisi kembali menangkap oknum pegawai negeri yang memanfaatkan kebijakan penanganan pandemi untuk mendapat keuntungan pribadi.

Editor: rival al manaf
istimewa
Ilustrasi surat PCR 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi kembali menangkap oknum pegawai negeri yang memanfaatkan kebijakan penanganan pandemi untuk mendapat keuntungan pribadi.

Seorang PNS mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara menjual surat PCR palsu.

Ia merupakan pegawai di di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Tak tanggung-tanggung selembar surat dibanderol hingga Rp 1,5 juta.

Baca juga: Keluarga Calon Paskibra Gagal ke Jakarta Duga Putrinya Dicovidkan, Hasil Tes PCR Mandiri Berbeda

Baca juga: Kertas Hasil Swab PCR Positif Covid-19 Jadi Bungkus Gorengan, Masih Mungkinkah Droplet Menularkan?

Baca juga: Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR, Polda Metro Jaksel Ringkus Dua Tersangka

Baca juga: Benarkah Vaksinasi Akibatkan Hasil Positif Covid-19 Saat Swab Antigen atau PCR? Ini Jawaban Hakam

Oknum PNS berinisil HES (41) itu diduga terlibat dalam jual beli surat keterangan hasil tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

"Pelaku sudah ditangkap pada Minggu (25/7/2021)," ujar Kepala Kepolisian Resor Bitung AKBP Indrapramana dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7/2021).

HES merupakan pemalsu surat PCR.

Berdasar pengakuannya, dia sudah pernah membuat surat PCR palsu sebanyak lima kali.

"Pelaku memasang tarif setiap pembuatan hasil swab PCR palsu ini dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 800 ribu hingga 1,5 juta."

"Dan pelaku mengaku telah membuat hasil swab PCR palsu ini kurang lebih lima kali," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved