Breaking News:

Berita Video

Video Jumlah Pendonor Plasma Konvalesen di PMI Kota Semarang Meningkat

Jumlah pendonor plasma konvalesen mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari antrean pendonor plasma konvalesen di PMI Kota Semarang semakin banyak

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video jumlah pendonor plasma konvalesen di PMI Kota Semarang meningkat.

Jumlah pendonor plasma konvalesen mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari antrean pendonor plasma konvalesen di PMI Kota Semarang semakin banyak.

Seorang pendonor, Deni Wicaksono mengatakan, upaya penanganan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Selain menerapkan protokol kesehatan, upaya yang bisa dilakukan oleh penyintas yaitu mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19.

"Ini ikhtiar untuk penanganan Covid-19 yang bisa dilakukan penyintas selain menerapkan protokol kesehatan," ujar Deni, Jumat (30/7/2021).

Deni mengungkapkan, tidak ada pihak yang meminta plasmanya. Dia ikut donor plasma secara sukarela. Jikapun ada yang membutuhkan, dia menyatakan siap untuk dimintai tolong selama titer antibodi masih pada batas minimal.

Saat diperiksa, titer antibodiku 1:640. Jadi, plasmaku dua kali lipat dari batas minimal. Misal, ada yang minta tolong selama masih bisa tidak apa-apa," terangnya.

Menurutnya, donor plasma harus dengan niat yang ikhlas dan bisa menyempatkan waktu. Pasalnya, proses yang dilalui cukup banyak. Dia menjalani proses dari pendaftaran hingga selesai pengambilan plasma sekitar lima jam.

"Antrenya lama, nunggu di loket 3 yang agak lama yaitu pengambilan titer antibodi," katanya.

Pendonor plasma lainnya, Herlina Cyntia mengatakan, donor plasma baru dilakukan sekali ini setelah diirinya terpapar Covid-19. Di ingin mendonorkan plasmanya agar bisa bermanfaat bagi orang lain. Dia mengaku, banyak orang yang menghubunginya karena butuh plasma untuk penyembuhan pasien.

"Ini saya donor untuk bapaknya teman saya. Kasihan butuh plasma. Kemarin ada yang chat saya juga, butuh donor plasma, tapi saya sudah terlanjur donor," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved