Breaking News:

Berita Semarang

Asosiasi Peternak Bantu 1,5 Ton Telur untuk Nakes di Kabupaten Semarang

Asosiasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Telur Nusantara menyumbangkan sebanyak 1,5 ton telur kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semar

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Ketua Asosiasi Pinsar Telur Nusantara Bambang Sutrisno simbolis menyerahkan bantuan telur kepada Bupati Semarang Ngesti Nugraha, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Semarang, Sabtu (31/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Asosiasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat ( Pinsar) Telur Nusantara menyumbangkan sebanyak 1,5 ton telur kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. 

Ketua Asosiasi Pinsar Telur Nusantara Bambang Sutrisno mengatakan bantuan telur itu tidak lain untuk menambah asupan protein bagi tenaga kesehatan (nakes) maupun masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. 

"Kami ingin memberikan kontribusi sebagai peternak ayam petelur. Karena protein baik untuk asupan masyarakat penambah gizi daya tahan tubuh," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Semarang, Sabtu (31/7/2021) 

Menurut Bambang, gerakan sosial dari peternak itu dilakukan secara nasional, pada beberapa kabupaten dan kota di Indonesia melalui asosiasi setiap daerah mulai Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Ia menambahkan, total bantuan yang telah diserahkan melalui pemerintah daerah masing-masing mencapai 20 ton telur. Terkait stok telur saat ini kondisi cukup melimpah dan tidak ada kelangkaan di pasaran. 

"Sebelumnya kami juga bagikan bantuan telur ke Kota Semarang sebanyak 1 ton. Kemudian Kota Solo, dan Magelang. Intinya kami ingin ikut membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19," katanya

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan 1,5 ton telur yang telah dikemas dengan ukuran masing-masing satu kilogram akan langsung disalurkan kepada penerima. 

Dia mengungkapkan, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang sampai sekarang telah ada penurunan sekira 61 persen. 

"Sekarang kasus aktif ada 1.685 kasus. Untuk Bed Ocupancy Rate (BOR) terus kita tambah di sejumlah rumah sakit, adanya PPKM Level 4 ini sangat efektif, tetapi harus diimbangi peran masyarakat dengan menerapkan prokes," ujarnya 

Terkait target harian vaksinasi sekira 5.000 dosis diklaim telah membuat tiga gerai bekerjasama dengan program serbuan vaksinasi TNI dan Polri. (ris) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved