Berita Semarang
Empat Kios dan Satu Mobil Avanza di Banjardowo Genuk Semarang Ludes Dilalap Api
Deretan kios di pingir sungai Kali Babon atau di samping timur Pasar Banjardowo, Genuk, Kota Semarang ludes dilalap api
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Deretan kios di pingir sungai Kali Babon atau di samping timur Pasar Banjardowo, Genuk, Kota Semarang ludes dilalap api, Sabtu (31/7/2021) sekira pukul 04.00 WIB.
Akibat kejadian itu empat kios rata dengan tanah. Para pemilik kios merugi hingga ratusan juta rupiah lantaran barang dagangan telah jadi arang. Bahkan satu unit mobil Avanza pelat AA 9395 MD milik seorang pedagang juga ikut terbakar.
“Habis subuh tadi aku ditelpon seorang pedagang yang menginformasikan kejadian kebakaran. Setiba di lokasi api sudah membesar,” terang kepala pasar Banjardowo, Sugiyono saat dihubungi Tribunjateng.com.
Petugas Damkar Kota Semarang telah terjun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Petugas sempat kewalahan lantaran api berkobar besar. Bahan bangunan berupa bedeng dan isi bangunan yang mayoritas dari bahan mudah terbakar membuat api cepat membesar.
Para pemilik kios yang tidur di tempat tersebut tak dapat berbuat banyak. Seorang pemilik kios mebel hanya sempat menyelamatkan 50 batang kayu. Sisanya seluruh barang dagangan milik para pedagang ludes terbakar.
Menurut Sugiyono, deretan kios tersebut merupakan pedagang kaki lima (PKL) pindahan dari daerah Barito. Para pedagang menempati luas tanah 30 meter x 15 meter yang berada di tanggul bantaran sungai kali babon.“Total kerugian mencapai ratusan juta. Saat ini para pedagang hanya bisa pasrah dan membersihkan puing-puing bangunan,” terangnya.
Sementara itu Kapolsek Genuk Kompol Subroto mengatakan, ada empat kios yang terbakar dengan rincian kios sembako milik Indahwati (32) warga Karangroto, Genuk. Kios alat listrik milik Nurul Hikmah (31) warga Tambakrejo , Gayamsari.
Kios kayu bahan mebel milik Amir warga Kendal. Kios kosong milik Sunaryadi ( 71) warga Pandean Lamper , Gayamsari. Satu mobil Avanza warna hitam pelat AA9395MD yang terbakar milik Nurlina (52) warga Karangroto, Genuk. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” terangnya.
Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat seorang saksi tidur di lokasi kejadian. Saksi tersebut dibangunkan oleh anaknya adanya kobaran api yang muncul di kios paling utara atau kios milik Amir yang berupa kios kayu dan mebel. “Dari kejadian itu tak ada korban jiwa. Kerugian belum dapat ditaksir,” jelasnya.
Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo Sakti menjelaskan, menerjunkan sebanyak 30 personel dan enam armada mobil pemadam kebakaran untuk menjinakan api.
"Awalnya memberangkatkan empat armada Damkar beserta 20 personel. Ketika sudah sampai lokasi, karena melihat kobaran api yang besar, maka disusulkan dua armada dan 10 personel," ucapnya.
Proses pemadaman, lanjut Tri, tak banyak alami kendala lantaran lokasi kejadian berdekatan dengan sumber air sehingga memudahkan petugas mengambil air untuk melakukan pemadaman.
Petugas melakukan sistem pemadaman sedot semprot lantaran dekat lokasi ada saluran air yang dijadikan sumber air pemadaman.
“Proses pemadaman berjalan dengan lancar, kami berhasil memadamkan api selesai pada pukul 07.00,” tandasnya. (Iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jfj.jpg)