Breaking News:

Berita Regional

Seorang Perawat di Bantul Meninggal Dalam Keadaan Hamil 7 Bulan Setelah Terpapar Covid-19

Seorang perawat atau tenaga medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul yang sedang hamil tujuh bulan meninggal setelah dinyatakan terpapar covid-19.

Editor: m nur huda
Istimewa
Ilustrasi perawat dan tenaga medis lain penanganan pasien covid-19 di salah satu rumah sakit di Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, BANTUL - Seorang perawat atau tenaga medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul yang sedang hamil tujuh bulan meninggal setelah dinyatakan terpapar covid-19.

Perawat tersebut yakni EL, meninggal setelah sempat menjalani perawatan  intensif di high care unit (HCU) rumah sakit setempat.

Kepergian Eni, menambah daftar panjang tenaga kesehatan ( Nakes) di Bumi Projotamansari yang gugur saat bertugas. 

Baca juga: Kabar Duka, Widodo Lestari Perawat Meninggal Dunia Terpapar Corona

Baca juga: Korban Terus Bertambah, Indonesia Krisis Nakes, Dibutuhkan 3 Ribu Dokter dan 20 Ribu Perawat

Baca juga: Indonesia Butuh Tambahan 3.000 Dokter dan 20.000 Perawat untuk Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga: Insentif Nakes Ditambah Jadi Rp 18,4 Triliun, Akan Rekrut 3.000 Dokter & 20 Ribu Perawat

Manager Humas RS PKU Muhammadiyah Bantul Wahyu Priyono menyampaikan, sebagai rekan kerja, sosok EL adalah seorang pejuang.

Memiliki dedikasi tinggi. EL selama ini bertugas sebagai perawat di bangsal dewasa.

"Orangnya supel, mudah bergabung dalam tim kerja," katanya, Sabtu (31/7/2021).

Selain itu, EL juga dikenal tidak mudah mengeluh dan putus asa.

Di usia kandungan 7 bulan, ia terpapar Covid-19.

Sempat mendapatkan perawatan. Namun, Tuhan berkehendak lain.

EL meninggal dunia Jumat (30/7/2021) sekira pukul 14.35 WIB. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved