Breaking News:

Berita Regional

Seorang Perawat di Bantul Meninggal Dalam Keadaan Hamil 7 Bulan Setelah Terpapar Covid-19

Seorang perawat atau tenaga medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul yang sedang hamil tujuh bulan meninggal setelah dinyatakan terpapar covid-19.

Editor: m nur huda
Istimewa
Ilustrasi perawat dan tenaga medis lain penanganan pasien covid-19 di salah satu rumah sakit di Kabupaten Tegal. 

"Kami semua sangat kehilangan. (EL) ini Nakes pertama di RS PKU Muhammadiyah Bantul yang gugur karena Covid-19. Dan, mudah-mudahan yang terakhir," kata dia. 

Kepergian EL menjadi duka mendalam. Terutama bagi keluarga besar RS PKU Muhammadiyah Bantul.

EL dimakamkan Jumat petang sekira pukul 18.30, di pemakaman Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul.

Wahyu mengaku datang langsung saat prosesi pemakaman.

Menurut dia, banyak pula warga yang datang untuk mengantarkan almarhumah ke peristirahatan terakhir.

"Pemakaman dengan protokol Covid-19. Meskipun banyak warga yang datang namun tetap prokes dan saling menjaga jarak," kata Wahyu.

Ia sendiri mengaku sempat live zoom di pemakaman. Hal itu dilakukan untuk memberi ruang bagi teman-temannya, sesama nakes, mengikuti prosesi pemakaman secara online karena tidak bisa datang langsung ke lokasi. 

"Teman-teman mengikuti pemakaman secara online, karena merasa sangat kehilangan," ungkap dia. 

Daftar panjang 

Catatan Tribun Jogja, kepergian almarhumah menambah daftar panjang tenaga kesehatan di Kabupaten Bantul yang meninggal karena terpapar SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved