Breaking News:

Berita Kendal

BOR RSUD Kendal Turun 78 Persen, Pasokan Oksigen Kembali Normal

Kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal kembali terjadi penurunan di hari terakhir PPKM.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Dinas Kesehatan mengecek stok oksigen di RSUD dr Soewondo Kendal, Senin (2/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal kembali terjadi penurunan di hari terakhir penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.

Angka keterisian tempat tidur pasien Covid-19 atau bed occupancy rate (BOR) pun menurun tajam.

Plt Direktur RSUD dr Soewondo Kendal, Budi Mulyono mengatakan, dari total 154 tempat tidur isolasi yang disediakan, kini hanya dihuni oleh 51 pasien terkonfirmasi Covid-19. Artinya, penurunan BOR cukup signifikan di angka 78 persen dari total kapasitas yang ada.

Penurunan BOR ini secara otomatis memangkas antrean pasien di ruang IGD RSUD. Dari semula mencapai 15 orang, kini tidak ada antrean lagi bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk mendapatkan ruang perawatan isolasi.

"Daftar tunggu di IGD kosong. Masih ada 100 tempat tidur isolasi sekarang. Semoga keadaan baik ini terus berlanjut sampai pandemi benar-benar berakhir," terangnya, Senin (2/8/2021).

Di lain sisi, Budi menjelaskan, turunnya angka pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit berdampak positif pada jumlah rata-rata konsumsi oksigen.

Dari sebelumnya mencapai 2.000 - 2.500 meter kubik per hari, kini penggunaan oksigen di RSUD Kendal di angka 1.000 - 1.200 meter kubik. Sementara pasokan oksigen menurut Budi, akan terus menjadi perhatian sebagai kebutuhan vital rumah sakit agar tidak terjadi kelangkaan.

"Oksigen aman. Kemarin sekali pasok mencapai 5.000 meter kubik hanya cukup untuk 2 hari, sekarang cukup untuk 3 hari. Kita juga sediakan beberapa tabung oksigen cadangan untuk kebutuhan mendesak," ujarnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay menambahkan, secara global BOR di semua rumah sakit Kabupaten Kendal turun lebih dari 50 persen. Kini, BOR Covid-19 di Kabupaten Kendal di angka 44 persen dari sebelumnya sempat menyentuh 90 persen.

"Ini tren yang bagus. BOR kita sekarang 44 persen, sedangkan perhitungan pasien yang dirawat turun 56 persen. Ke depan, kita terus gencarkan vaksinasi dan berharap agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan," harapnya. 

Sementara Bupati Kendal, Dico M Ganinduto memastikan, pihaknya akan berupaya penuh menjaga ketersediaan oksigen di rumah sakit sebagai kebutuhan vital saat ini. Selain itu, Dico berencana menambah alokasi oksigen di rumah sakit untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang bisa terjadi kapan saja.

"Oksigen ini jangan sampai kekurangan. Ke depan akan kita tambah kapasitasnya," tutur Dico. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved