Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Empat Camat Jalani Pemeriksaan di Satreskrim Polres Tegal, Dugaan Pelanggaran Prokes di Tengah PPKM

Satreskrim Polres Tegal melakukan pemeriksaan terhadap empat camat untuk dimintai keterangan, terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Menindaklanjuti laporan dari salah satu warga mengenai dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh sejumlah camat beberapa waktu lalu, hari ini Senin (2/8/2021), Satreskrim Polres Tegal melakukan pemeriksaan terhadap empat camat untuk dimintai keterangan. 

Adapun empat camat yang menjalani pemeriksaan yaitu camat Tarub Sumiyati, camat Slawi Wuryanto, camat Bumijawa Susworo, dan camat Lebaksiu Mochamad Domiri. 

Datang bersama ke Polres Tegal untuk memenuhi panggilan pada pukul 08.30 WIB, keempat camat baru selesai dan keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.30 WIB. 

Ditemui saat hendak meninggalkan lokasi, ketua forum komunikasi camat, Mochamad Domiri yang juga menjabat sebagai camat Lebaksiu mengatakan, pihaknya datang untuk memenuhi panggilan polisi dan memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian yang diduga melanggar protokol kesehatan. 

Baca juga: Ketua RT Beberkan Sosok Heriyanti Anak Akidi Tio Bohong Beri Bantuan Tangani Covid-19 Rp 2 Triliun

Baca juga: Pelaku Wisata di Dieng Mengeluhkan Perpanjangan PPKM, Sebut Ekonomi Warga Lumpuh

Baca juga: Kecelakaan Truk Angkut Keramik Terguling 1 Meninggal

Domiri menegaskan, ia dan rekan camat yang lain sudah memberikan keterangan secara jujur sesuai apa yang terjadi kepada penyidik. 

"Saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tegal meminta maaf atas segala kesalahan serta kekhilafan yang sudah kami perbuat. Untuk selanjutnya bisa ditanyakan langsung kepada penyidik atau kepolisian, intinya kami sudah memberikan keterangan sejujur-jujur nya apa yang terjadi saat itu," ungkap Domiri, pada Tribunjateng.com. 

Ditanya setelah pemanggilan apa langkah selanjutnya, Domiri tidak menjelaskan secara gamblang dan mengatakan nantinya Polres yang akan memberikan keterangan. 

Termasuk saat ditanya mengenai kronologi kejadian, Domiri dan camat yang lain memilih tidak menjawab secara rinci, namun meminta rekan media untuk menanyakan langsung ke tim penyidik. 

"Kalau ditanya menyesal atau tidak, ya jelas kami menyesal karena memang salah. Untuk hal lainnya bisa ditanyakan langsung ke penyidik," ujarnya. 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari salah satu warga Desa Kalisoka, Dukuhwaru, berinisial DA pada Kamis (29/7/2021), mengenai dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan oleh sejumlah camat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved