Breaking News:

Berita Jepara

Keluarga Baru Tahu SB Meninggal Kasus Pengeroyokan, Ayah Syok: Ngakunya Kecelakaan

Polres Jepara membongkar makam korban dugaan pengeroyokan setelah keluarga meminta dilakukan autopsi.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sat Reskrim Polres Jepara dan Biddokkes Polda Jawa Tengah melakukan otopsi terhadap  jenazah SB (42) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Slentreng, Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Senin (2/8/2021).

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menjelaskan, otopsi ini dilakukan karena adanya kecurigaan keluarga korban terhadap luka yang diderita korban.

Awalnya korban mengaku kepada pihak keluarga bahwa luka tersebut disebabkan kecelakaan.

Luka itu berada di bagian wajah korban.

Kemudian keluarga korban didatangi orang yang mengetahui bahwa SB telah menjadi korban pengeroyokan.

Berdasarkan keterangan orang tersebut, SB dikeroyok sejumlah anak muda di Jalan kampung dekat kebun, di Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, pada Minggu (18/7/2021) malam.

Total korban, kata Rozi, ada 4 orang. Tiga mengalami luka-luka, 1 orang meninggal dunia.

”Oleh karena itu, penyidik ingin mengetahui apakah kematian korban akibat dari peristiwa pengeroyokan itu atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, setelah proses otopsi selesai dilakukan pihaknya akan menunggu laporan dari dokter forensik Biddokes Polda Jateng.

Ditanya Tribun Jateng terkait pelaku, AKP M. Fachrur Rozi menyampaikan telah menangkap tiga pelaku dari total jumlah pelaku 10 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved