Breaking News:

Berita Purwokerto

Selamat, Karya Inovasi dari Banyumas Masuk 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Tahun 2021

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan Top Inovasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Banyumas
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) saat mengumumkan Public Safety Center (PSC) 119 Dinkes Banyumas sebagai Top Inovasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021, Senin (2/8/2021) secara virtual. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan Top Inovasi pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021, Senin (2/8/2021) secara virtual. 

Terpilih 55 inovasi terbaik yang terdiri atas 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021, dan 5 Pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2021.

Inovasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, berupa aplikasi Public Safety Center (PSC) 119 yaitu Sistem Aplikasi Terpadu Rujukan, Informasi Kesehatan, dan Ambulans Gawat Darurat Kabupaten Banyumas (SATRIA).

Baca juga: Menyaru Jadi Raja dan Ratu Palsu, Lalu Kelabui Presiden Soekarno, Ternyata Tukang Becak dan PSK

Baca juga: Heriyanti Akidi Tio Jadi Tersangka, Uang Hibah Rp 2 Triliun Tidak Ada Wujudnya

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 Kurang, Pemkab Semarang Minta Dinkes Jateng Beri Penambahan 

Baca juga: Tergerak Ajakan Gubernur, Mahasiswa 4 Universitas di Semarang Hibur Pasien Pusat Isolasi Covid-19

PSC 119 menjadi salah satu dari 45 Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Tahun 2021. 

Keberhasilan Inovasi PSC 119 Satria ini, Pemkab Banyumas akan mendapat hadiah berupa Dana Insentif Daerah (DID). 

Selain itu juga berkesempatan mengikuti lomba di tingkat internasional, yakni United Nations Public Service Awards (UNPSA) yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan inovasi diciptakan, mengingat sulitnya masyarakat mendapatkan layanan gawat darurat seperti kejadian kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke dan kejadian kegawatdaruratan. 

Perubahan maupun tantangan zaman harus dibarengi dengan inovasi pelayanan publik yang harus berkembang dan dimodifikasi. 

"Alhamdulillahirobbil 'alamin, Alhamdulillahirobbil 'alamin , Alhamdulillahirobbil 'alamin.  Banyumas masuk Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji.

Dapat hadiah Dana Intesif Daerah sebesar Rp 8,3 Miliar. Bisa meringankan beban keuangan yang sedang berat ini," kata Bupati dalam rilisnya. 

Baca juga: Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2021, Posisi Indonesia Melesat Setelah Greysia/Apriyani Sumbang Emas

Baca juga: Not Angka dan Lirik Lagu Ibu Kita Kartini Ciptaan WR Supratman

Baca juga: Not Angka Lagu Mendung Tanpo Udan Ketemu Lan Kelangan Ndarboy Genk

Ia juga mengungkapkan terimakasih kepada semuanya pihak khususnya inovator dan Dinas Kesehatan

"Terima kasih Pak Sadiyanto dan terima kasih inovator dr. Arif Sugiono, juga terima kasih kepada Tim PSC 119 Banyumas," lanjutnya. 

Menurut Bupati keberhasilan ini mengulang sukses Inovasi Mitra Kurir Langit dari Dinsospermasdes yang meraih penghargaan Top 45. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved