Breaking News:

Berita Semarang

Update Kakek Suryadi Semarang Dipenjara Gara-gara Batal Jual Tanah, Ini Penjelasan Dalhar

Perkara dugaan penipuan jual beli tanah  menjerat Suryadi lansia warga Pakintelan RT 05 RW 05  mendapat tanggapan dari pelapor berinisial S

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Perkara dugaan penipuan jual beli tanah  menjerat Suryadi lansia warga Pakintelan RT 05 RW 05  mendapat tanggapan dari pelapor berinisial S yang merupakan calon pembeli tanah di  Mangunsari Gunungpati

Melalui penasehat hukum pelapor, Ahmad Dalhar mengatakan kliennya telah menempuh proses hukum dengan benar.

Kejadian itu berawal ketika pelapor membeli tanah kepada tersangka meski baru tanda jadi (DP) yang tertera dalam kuitansi.

Baca juga: Ketua RW Sebut Tanah Kakek Suryadi Dihargai Rp 900 Juta Jauh di Bawah Harga Pasaran

Baca juga: Batal Jual Tanah, Pria Gunungpati Semarang Dilaporkan ke Polisi, Kini Masuk Bui

"Nah itu diakui dan tiba-tiba tanah itu dijual tanpa ngomong. Padahal dia (pelaku) sudah menerima uangnya," ujarnya saat ditemui Tribun Jateng, Senin (2/8/2021).

Namun Dalhar tidak menyebut berapa uang tanda jadi yang telah diberikan kepada pelaku.

Namun kliennya kecewa tanah itu dijual kepada orang lain tanpa memberitahu terlebih dahulu.

"Kalau tambahan klausa. Wujud kuitansinya seperti itu sesuai di penyidikan," imbuhnya.

Menurutnya, perjanjian jual beli belum sampai pengikatan di Notaris.

Pihaknya mengklaim apapun bentuk tanda jadi (DP) telah terdapat kesepakatan kedua belah pihak meski dalam bentuk kuitansi.

"Yang saya sayangkan kenapa dijual lagi. Saya tidak membahas kenapa uangnya  tidak dikembalikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved