Berita Video
Video Viral Curhat Sopir Angkot Saat PPKM Minta Uang Bensin ke Istri
Video curahan hati sopir angkot di Depok saat penerapan PPKM viral di media sosial.
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Berikut ini video Viral curhat sopir angkot saat PPKM minta uang bensin ke istri.
Video curahan hati sopir angkot di Depok saat penerapan PPKM viral di media sosial.
Video curhatan itu diunggah oleh akun Instagram @freefoodcar pada Jumat (31/7/2021) lalu.
Dalam video itu tampak seorang sopir angkot yang biasa mangkal di Terminal Angkot Pasar Pucung Depok.
Sopir angkot yang mengenakan penutup kepala warna hijau itu menyampaikan keluah kesahnya.
Pria itu mengatakan jika dirinya tidak punya uang sama sekali.
Untuk uang bensin saja ia minta kepada sang istri.
"Uang sepuluh ribu nggak ada, bensin setiap hari minta uang sama istri. Buat makan hutang dulu. Buat bayar kadang nggak bisa diomelin orangnya," ucap pria paruh baya itu.
Bahkan dirinya sampai meneteskan air mata.
"Saya nggak pernah meneteskan air mata, ya Allah ya Tuhan kita berdoa tiap malam. Semoga selesai lah" ucapnya.
Sedangkan dalam video lain
Ia pun meminta pemerintah untuk memperhatikan nasib para sopir angkot.
Karena ada anak istri di rumah yang harus diberi makan.
"Kita orang lapangan bisa makan sama orang lapangan, ya tapi yang nunggu di rumah kadang-kadang nggak bisa makan. Maka tolonglah, mohon diperhatikan" ucap pria bernama Joko itu.
"Dampak PPKM ini sangat dirasakan oleh para supir angkot, bagaimana tidak. Penumpang sepi, setoran sepi, tapi perut anak istri harus tetap terisi.
Suara pak Joko, mewakili suara supir angkot lainnya. Semoga ada solusi atas permasalahan ini. Jangan liat dari penampilan, yang kami anggap tegar pun, nyatanya juga bisa meneteskan air mata" tulis keterangan di unggahan.
Sebelumnya, para sopir angkot di Depok sempat melakukan demo dengan memasang sebuah spanduk di dekat Gang Ridho, Pasar Pucung, Cilodong, Depok.
Spanduk itu bertuliskan kalimat "Pemerintah Toloong Perhatikan Kami. Kami supir ANGKOT Kota DEPOK Lapaar jangan biarkan kami mati. anak Istripun Ikut Mati. Mana perhatianmu??"
Spanduk itu sendiri merupakan protes dari diperlakukannya PPKM level 4.
Usai spanduk itu viral, sejumlah pihak pun turun lapangan untuk memberi bantuan.
Di antaranya Polsek Sukmajaya yang langsung datang memberikan paket sembako kepada para sopir.
PPKM Level 4 sendiri diterapkan pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19.
Rencananya PPKM level 4 akan berakhir hari ini, Senin (2/8/2021).
Namun belum ada keputusan dari pemerintah apakah PPKM akan berakhir hari ini atau diperpanjang. (*)