Breaking News:

Berita Kudus

Bea Cukai Kudus Sita 207.600 Batang Rokok Ilegal Jepara

Bea Cukai Kudus bersama Sub Denpom IV/3-2 Pati mengamankan sebanyak 207.600 batang rokok diduga ilegal

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Bea Cukai Kudus
Bea Cukai Kudus menunjukkan hasil penindakan sebanyak 207.600 batang rokok diduga ilegal di Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, pada hari Senin (2/8/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Bea Cukai Kudus bersama Sub Denpom IV/3-2 Pati mengamankan sebanyak 207.600 batang rokok diduga ilegal di Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, pada hari Senin (2/8/2021) kemarin. 

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus, Gatot Sugeng Wibowo‎ menceritakan, awalnya memperoleh informasi tentang adanya bangunan yang digunakan sebagai tempat untuk menjalankan kegiatan mengemas dan menimbun Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok yang diduga ilegal di wilayah Jepara. 

"Atas informasi tersebut, Tim Gabungan Bea Cukai Kudus dan Subdenpom Pati langsung bergerak untuk melakukan pengamatan atas bangunan tersebut," ujarnya, Selasa (3/8/2021).

Sekitar pukul 13.00, tim berhasil menemukan titik lokasi bangunan dan kedapatan sedang berlangsung kegiatan mengemas serta menimbun BKC berupa rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang diduga ilegal.

Tim mendapati sebanyak 148.800 batang rokok jenis SKM, kemudian 2.920 bungkus atau 58.400 batang rokok tanpa dilekati pita cukai dengan merk Joyo Baru, Super Browsing Mild, Joyo Biru, Joyo Mild, Milan Jaya, lima unit pemanas dan dua ponsel.

"Selain itu terdapat 3 orang pekerja yang sedang melakukan kegiatan pengemasan," ujarnya.

Kemudian atas keterangan dari ketiga orang pekerja tersebut, pemilik barang dengan inisial NF (44 tahun) sedang berada di dalam tempat tinggal yang berlokasi tidak jauh dari bangunan tersebut.

Tim segera melakukan pemeriksaan tempat tinggal tersebut dan mendapati NF yang sedang berada di tempat tinggal berusaha melarikan diri.

"Namun petugas berhasil menggagalkan aksinya yang mencoba melarikan diri," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tempat tinggal NF, didapati juga rokok jenis SKM dengan merk OK Bold yang dilekati pita cukai diduga palsu. 

Sehingga total ditemukan 207.600 batang rokok ilegal, dengan Perkiraan Nilai Barang sebesar Rp 211,7 juta.

"Total potensi kerugian negara sebesar Rp139 juta," ujarnya.

Selanjutnya atas kepemilikan barang itu, pekerja pengemas rokok, beserta barang bukti lainnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus untuk pemeriksaan lebih lanjut.‎ (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved