Breaking News:

Berita Slawi

Buntut Para Camat Pasang Foto tidak Prokes Dilaporkan Warga, 18 Camat di Slawi Minta Maaf

Satreskrim Polres Tegal memeriks empat camat di wilayah tersebut, Senin (2/8). Pemeriksaan itu sebagai tindak lanjut atas laporan dari warga

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Empat camat sedang melakukan sesi wawancara dengan rekan media di halaman Satreskrim Polres Tegal, Senin (2/8/2021). Adapun kedatangan keempat camat tersebut memenuhi panggilan Polres terkait foto dan video yang diduga melanggar prokes yang kemudian viral di sosmed. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Satreskrim Polres Tegal memeriks empat camat di wilayah tersebut, Senin (2/8). Pemeriksaan itu sebagai tindak lanjut atas laporan dari warga mengenai dugaan pelanggaran protokol kesehatan oleh sejumlah camat, beberapa waktu lalu.

Keempat camat tersebut, yakni Camat Tarub, Sumiyati; Camat Slawi, Wuryanto; Camat Bumijawa, Susworo; serta Camat Lebaksiu, Mochamad Domiri. Mereka datang bersama ke Mapolres Tegal, pada pukul 08.30. Keempat camat baru keluar dari ruang pemeriksaan, empat jam kemudian, pada pukul 12.30.

Ditemui saat hendak meninggalkan lokasi, Ketua Forum Komunikasi Camat, Mochamad Domiri mengatakan, pihaknya datang untuk memenuhi panggilan polisi dan memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian yang diduga melanggar protokol kesehatan.

Domiri menegaskan, ia dan para camat yang lain sudah memberikan keterangan secara jujur sesuai apa yang terjadi kepada penyidik.

"Saya atas nama pribadi dan Pemkab Tegal meminta maaf atas segala kesalahan serta kekhilafan yang sudah kami perbuat. Untuk selanjutnya bisa ditanyakan langsung kepada penyidik atau kepolisian, intinya kami sudah memberikan keterangan sejujur-jujur nya apa yang terjadi saat itu," ungkap Domiri.

Ditanya setelah pemanggilan apa langkah selanjutnya, Domiri tidak menjelaskan secara gamblang. Dia mengatakan, nantinya Polres Tegal yang akan memberikan keterangan.

Saat ditanya mengenai kronologi kejadian, Domiri dan camat yang lain memilih tidak menjawab secara rinci. Dia meminta para wartawan menanyakan langsung ke tim penyidik.

"Kalau ditanya menyesal atau tidak, ya jelas kami menyesal karena memang salah. Untuk hal lainnya bisa ditanyakan langsung ke penyidik," ujarnya.

Dalam kesempatan tepisah, Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari DA, warga Desa Kalisoka, Dukuhwaru, Kamis (29/7) lalu. DA melaporkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan oleh sejumlah camat.

Pelanggaran yang diadukan, seperti terlihat di foto beberapa camat tampak sedang berfoto namun tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved