Breaking News:

Berita Jepara

Polisi Buru Buronan Pelaku Pengeroyokan di Bangsri Jepara: Informasinya Kabur ke Luar Jateng

Kendati sudah menangkap tiga pelaku pengeroyokan yang terjadi di Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: rival al manaf
Sripoku
Ilustrasi pengeroyokan anggota TNI 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kendati sudah menangkap tiga pelaku pengeroyokan yang terjadi di Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, polisi masih memburu pelaku lainnya yang saat ini masih melarikan diri.

Kasus pengeroyokan itu sendiri mengakibatkan korban Subrito (42) meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah orang tuanya selama 5 hari.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menerangkan, diperkirakan pelaku berjumlah 10 orang. 3 di antaranya Ulumudin (27), Dani (18), dan Yayan (26) sudah ditangkap di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada 26 Juli 2021 lalu. 

Untuk pelaku yang lain masih dilakukan pengejaran.

"Kami sudah mencari di wilayah Pati, Blora, Kudus. Informasinga mereka sudah meninggalkan provinsi Jawa Tengah," kata dia kepada Tribun Jateng, Selasa (3/8/2021).

Pemburuan terhadap pelaku buronan itu, lanjut dia, akan dilakukan oleh tim gabungan Resmob Polres Jepara dan Resmob Polda Jawa Tengah.

Terkait kronologi pengeroyokan korban SU, Rozi menyampaikan, kejadian itu terjadi pada Minggu (18/7/2021) malam. Saat itu korban bersama teman-temannya sedang minum-minuman beralkohol di kebun pohon sengon di Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Di lokasi yang sama, berjarak 100 meter, Ulumudin bersama teman-temannya juga sedang minum-minuman beralkohol jenis gingseng.

Beberapa saat kemudian kelompok Ulumudin pindah tempat ke dekat jembatan yang berada di situ. Dari situlah timbul permasalahan dengan salah seorang kelompok korban Subroto. 

Kemudian kelompok Ulumudin dkk dengan membawa batang kayu sengon mendatangi kelompok Subroto. Ulumudin dk langsung mengepruk secara acak kelompok Subroto sehingga menyebabkan Subroto mengalami luka serius di bagian kepala.

Setelah kejadian itu, kelompok pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

"Pada Sabtu (24/7/2021), kelompok tersangka mendapat kabar korban (Subroto) meninggal. Mereka sebagain besar pergi dari Kota Jepara," imbuhnya.

Sementara itu, kata Rozi, untuk tiga pelaku yang berhasil ditangkap. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun untuk yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dan 9 tahun untuk yang mengakibatkan korban luka berat.(yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved