Breaking News:

Berita Cilacap

48 Pejabat Cilacap Dilantik, Bupati Tatto: Jadilah Pelayan yang Baik, Bukan Hanya Dilayani

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji lantik 48 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
Ist/Humas Pemkab Cilacap.
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji saat melantik dan menandatangani SK Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas Kabupaten Cilacap di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti, Selasa (3/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji lantik 48 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas Kabupaten Cilacap di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti, Selasa (3/8/2021).

Turut hadir Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Ketua TP PKK Teti Rohatiningsih, Ketua DWP Suswatiningsih Farid Ma’ruf, Kepala BKPPD Warsono, serta jajaran Asisten Sekda serta Staf Ahli Bupati.

Bupati menyampaikan pelantikan sekaligus perputaran jabatan dilakukan untuk memperbaiki dan menambal dari jabatan yang kosong. 

Selain itu juga sebagai upaya evaluasi di masa pandemi agar terus dapat melayani masyarakat secara optimal.

"Tenaga ini dalam masa pandemi akan dimaksimalkan sebagai pelayan.  Karena tidak semua orang mendapat amanah menjadi pelayan. Maka jadilah pelayan yang baik, bukan hanya dilayani, itu kunci sukses," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Nantinya jika kinerja para pejabat terlantik dirasa kurang baik pada bidang tersebut maka akan dilakukan evaluasi atau perputaran kembali. 

Karenanya, dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa semua harus dilakukan secara optimal.

"Optimalkan kepercayaan tersebut, targetnya harus tuntas mengerjakannya dan hasilnya maksimal sehingga orang yang memberi amanah tidak kecewa malah senang sekali.  Yakinlah dengan melaksanakan amanah secara optimal, tuntas, dan hasilnya berkualitas membuat kredibilitas semakin meningkat, tambah dipercaya oleh pemberi amanah," katanya. 

Sekretaris Daerah, Farid Ma’ruf juga menjelaskan perihal posisi jabatan yang masih kosong nantinya akan dilakukan lelang jabatan atau bidding.

"Pelantikan ini juga karena ada yang pensiun sehingga untuk kebutuhan organisasi jadi harus diisi.  Sedangkan untuk yang masih kosong eselon II kita akan melakukan bidding, kita koordinasi dulu dengan ASN pusat," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved