Breaking News:

Berita Salatiga

Fasilitasi Tenaga Kerja Terdampak Covid-19, Dispernaker Salatiga Buka Layanan Aduan Pekerja

Dispernaker) Kota Salatiga membuka layanan pengaduan bagi pekerja yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala Dispernaker Kota Salatiga Budi Prasetyono 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispernaker) Kota Salatiga membuka layanan pengaduan bagi pekerja yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19). 

Kepala Dispernaker Kota Salatiga Budi Prasetiyono mengatakan layanan aduan dibuka untuk para pekerja yang dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Mereka yang tidak atau belum mendapat alokasi bantuan baik sembako maupun Bantuan Sosial Tunai (BST) juga dapat mengadu nanti kami fasilitasi," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (4/8/2021) 

Menurut Budi, selama penerapan PPKM belum ada pekerja di Salatiga yang di rumahkan maupun terkena PHK.

Sejak pandemi lanjutnya, Dispernaker terus memantau kondisi semua perusahaan yang ada di Salatiga. 

Baca juga: Masuk PPKM Level 3, Aturan Mulai Dilonggarkan, Sekda Ucapkan Terima Kasih kepada Warga

Baca juga: PPKM Diperpanjang, FPKS DPRD Jateng Minta Pemprov Perhatikan Ekonomi Masyarakat Kelas Bawah

Baca juga: Remaja Putri Meninggal di Mobil saat Berhubungan Intim, Terungkap Cuitan Terakhirnya di Twitter

Baca juga: Sedang Pesta Miras di Sebuah Hik, Tim Sparta Polresta Solo Gerebek Belasan Pemuda

Ia menambahkan, selama pemberlakuan PPKM Level 4, Dispernaker juga aktif meminta laporan terkait ketenagakerjaan kepada manajemen perusahaan.

"Selama penerapan PPKM belum ada laporan PHK atau pekerja yang dirumahkan. Hanya, selama PPKM sejumlah perusahaan mengurangi shift jam kerja," katanya

Dia menyatakan, Dispernaker juga sedang mengawal bantuan subsidi upah (BSU) senilai Rp 500 ribu per bulan kepada para pekerja yang bergaji Rp 3,5 juta dan di bawahnya. 

Pasalnya, bantuan itu hanya diberikan kepada pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan terhitung sampai Juni 2021, terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. 

Baca juga: Mengharukan, Ini Video Kronologi Atlet Lompat Tinggi Turki dan Italia Berbagi Medali Emas

Baca juga: Pedagang di Pasar Pepedan Kabupaten Tegal Galang Donasi untuk Pedagang yang Isoman dan Sakit

"Bantuan akan dicairkan dua bulan sekaligus jadi besaran BSU yang akan diterima pekerja sebesar Rp 1 juta. Dispernaker siap memfasilitasi para pekerja untuk mengakses bantuan tersebut," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved